Brigadir Yosua Tewas Ditembak

Ayah Brigadir Yosua Sebut Pesan WA-nya Dihapus saat Diretas, Chat dari Keluarga dan Rekan Anaknya

Sejumlah pesan di aplikasi WhatsApp keluarga Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dihapus setelah dugaan peretasan.

Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI/KOLASE/IST
Suasana haru saat keluarga ziarah ke makam Brigadir Yosua Hutabarat (kiri) dan foto Yosua Hutabarat semasa hidup (kanan) 

TRIBUNJAMBI.COM - Sejumlah pesan di aplikasi WhatsApp keluarga Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dihapus setelah dugaan peretasan.

Dari keterangan Samuel Hutabarat, ayah Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat akun WhatsApp-nya bisa diakses lagi pada Kamis (14/7), setelah dua hari tak bisa diakses yakni sejak Selasa (12/7).

"WhatsApp dan Facebook sudah bisa dibuka dan digunakan. Tapi ada pesan yang dihapus," kata Samuel Hutabarat dikutip dari Kompas.com.

Menurut Samuel Hutabarat, sejumlah pesan dan riwayat chatting WA sudah dihapus.

Pesan yang dihapus berasal dari saudara dan teman Samuel Hutabarat.

"Baru bisa dibuka ponsel kami. Saya lihat tulisan dari saudara dan kawan terhapus. Ada tulisan terhapus. Mungkin peretas yang menghapus," kata Samuel Hutabarat lagi.

Meski sudah bisa mengakses dan menggunakan akun WA-nya lagi, namun Samuel Hutabarat masih menyimpan kecemasan.

Baca juga: Kapolda Jambi Ibadah di Rumah Brigpol Nofriansyah Yosua, Samuel: Saya Minta Didoakan Agar Pulih

Baca juga: Jelang Rapat Paripurna, Puluhan Mahasiswa Unjuk Rasa di Depan Gedung DPRD Jambi

"Walaupun sudah bisa digunakan, kami takut untuk memakai WA kembali," ujarnya.

Meski mengaku menjadi korban peretasan, namun Samuel Hutabarat belum berniat meminta perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) setelah ponselnya diretas.

"Kami tidak meminta dan yang menawarkan juga tidak ada. Kami butuh sesuatu pun, sedangkan keadaan kami seperti ini," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Brigadir Yosua tewas dengan sejumlah luka tembak di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Menurut polisi, insiden baku tembak antara Brigadir Yosua dan Bharada E dipicu aksi pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir Yosua pada istri Irjen Ferdy Sambo.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "HP Keluarga Brigadir J Diretas, Ternyata Ada Pesan yang Dihapus"

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Kapolda Jambi Ibadah di Rumah Brigpol Nofriansyah Yosua, Samuel: Saya Minta Didoakan Agar Pulih

Baca juga: Hindari Hal Berikut untuk Meminimalisir Terjadinya Korsleting Listrik

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved