3 Bulan Jual Energi ke China dan India, Rusia Kantongi 24 Miliar Dolar AS
Jual energi ke China dan India selama tiga bulan, Rusia raup pendapatan 24 miliar dolar AS. Penjualan energi ini berlangsung setelah invasi Rusia
Bahkan saat konsumsi energinya dibatasi selama paruh pertama tahun ini, yang diakibatkan lockdown Covid-19, China menghabiskan lebih banyak energi Rusia.
Menurut seorang pejabat Kementerian Perdagangan India yang tidak ingin disebut identitasnya, mengungkapkan India menghabiskan 8,8 miiliar dolar AS untuk impor minyak dan batu bara Rusia dari 24 Februari hingga 30 Juni.
Selain impor batu bara dan minyak Rusia yang melonjak, India juga mengimpor tiga kargo gas alam cair Rusia sejak perang dimulai.
"Secara historis, India telah mengambil sangat sedikit minyak Rusia, tetapi perang di Ukraina dan embargo minyak asal Rusia oleh Uni Eropa telah menyebabkan penyeimbangan kembali arus perdagangan minyak," ujar seorang analis di Rystad Energy, Wei Cheong Ho.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Bawa Minyak Ilegal, Warga Sumsel Ini Diamankan Polres Muaro Jambi
Baca juga: Harga TBS Anjlok, Anggota DPRD Provinsi Jambi Mohd Rendra Diskusi dengan Masyarakat Tanjabbar
Baca juga: Sama dengan Skema Ponzi, Ini Kronologis dan Motif Pelaku Investasi Bodong Perkebunan Sawit di Jambi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-marah.jpg)