Berita Jambi
Sambutan Pada HUT Bhayangkara ke-76, Kapolda Jambi Minta Maaf Jika Kinerjanya Belum Maksimal
Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, tampak terharu dalam suasana perayaan HUT ke-76 Bhayangkara yang berlangsung di GOR Paduka Berhala, SPN Pol
Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, tampak terharu dalam suasana perayaan HUT ke-76 Bhayangkara yang berlangsung di GOR Paduka Berhala, SPN Polda Jambi, Selasa (5/7/2022).
Dalam momen HUT Bhayangkara tersebut, Irjen Pol A Rachmad Wibowo menyampaikan permohonan maaf ke pada masyarakat dan instansi pemerintahan, jika ada kinerja dari Polda Jambi yang belum maksimal.
Raut haru, tidak bisa lepas dari wajahnya, hingga tampak meneteskan air mata, saat memberi sambutan dalam acara sykuran tersebut.
Rachmad tampak menyentuh matanya, dan sempat menjauhkan mikrophone dari mulutnya.
"Saya memohon maaf, jika ada tas kinerja Polri yang belum maksimal," kata Rachmad, dengan suara tersendat dalam sambutannya.
Seketika, suasana GOR yang dipenuhi tamu undangan, dan ratusan personel seketika hening, melihat sambutan Rachmad.
Permintaan maaf tersebut, disampaikan Rachmad, saat akan menutup sambutannya.
Sementara itu, di moment perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-76 tahun Bhayangkara, Gubernur Provinsi Jambi, Al Haris, apresiasi peran penting Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo.
Al Haris menyampaikan ucapan terima kasih, telah banyak membantu pemerintah dalam melakukan terobosan dan bantuan, mulai dari penanganan pandemi covid-19, tambang ilegal atau PETI, truk batu bara, hingga perhatian terhadap suku anak dalam (SAD).
"Saya pertama dilantik, pas covid-19 lagi tinggi-tingginya, dan saya sangat terbantu oleh pak Kapolda," kata Al Haris, dalam sambutannya dalam rangkaian HUT ke-76 Bhayangkara, di GOR SPN Polda Jambi, Selasa (5/7/2022).
Haris mengaku, banyak terobosan yang dilakukan oleh Irjen Pol A Rachmad Wibowo, selama menjabat sebagai Kapolda Jambi.
"Banyak yang dilakukan beliau yang di luar pikiran saya, tetapi ada di beliau. Contohnya, kita sempat khawatir ketersediaan oksigen di awal-awal, tetapi beliau langsung bentuk tim, sehingga kita tidak kekurangan oksigen, serta tempat isolasi yang disediakan," sebutnya.
Kemudian, kata Haris, dalam kepemimpinan Kapolda saat ini, permasalahan angkutan truk batu bara perlahan mulai dapat di atasi, di tengah banyaknya tekanan, tantangan dan intervensi dari berbagai pihak.
Dengan kolaborasi Polda Jambi, dalam hal ini, Ditlantas Polda Jambi dan Dishub Provinsi Jambi, permasalahan angkutan truk batu bara mulai teratasi, jalur khusus mulai kembali di bahas, truk mulai terdat ke perusahaaan tambang, melalui nomor lambung, jam operasioanl sudah di kawal ketat, dan kapasitas muatan mulai ditindak.
"Mengenai batu bara, tekanan luar biasa bagi kami. macam-macam tantangan dan intervensi, tetapi dengan Ditlantas dan Diahub mulai teratasi dan mulai tertib," kata Haris.