Berita Jambi

Mengenal Yasir Riady, Sosok Direktur UT Jambi yang 14 Tahun Meniti Karir di Dunia Kependidikan

Mengenal Direktur UT Jambi Yasir Riady. Sosok baru dunia pendidikan di Jambi, berdarah Padang tapi berkarir di Jakarta.

Istimewa
Direktur UT Jambi, Yasir Riady 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Yasir Riady merupakan sosok baru yang hadir dalam dunia perguruan tinggi di Jambi setelah 14 tahun berkiprah dengan Universitas Terbuka (UT).

Sebelumnya Yasir Riady menjadi staf dan manajer di Jakarta, dan kini sudah tiga bulan dirinya berada di tanah pilih Pusako Betuah Kota Jambi.

Awal mula Yasir Riady menjajaki kakinya di Jambi, ia tidak begitu masalah dengan makanan dan kebiasaan orang orang Jambi karena ia merupakan orang Sumatera yang berasal dari Padang.

Karirnya di dunia staf kependidikan UT Jakarta membawanya meniti karir lebih tinggi lagi yaitu menjadi seorang direktur di UT Jambi.

"Saya berasal dari staf kependidikan. Arahnya staf kependidikan itu kalau fokus di akademisi bisa jadi guru besar dan segala macam. Di UT secara struktural dia bisa mencapai tingkatan hingga paling atas," jelasnya bercerita.

Sebelum ke Jambi, selain bekerja di UT justru ia mendedikasikan dirinya jadi staf perpustakaan salah satu sekolah, selain itu juga guru di sekolah.

Di sela aktivitas kerjanya yang padat, Yasir menyempatkan diri membina unit kegiatan mahasiswa (UKM), serta tidak meninggalkan melakukan hobinya, dan meluaskan jejaring sosial satu di antaranya lewat diskusi.

Menjadi seorang tenaga kependidikan bukanlah hal yang mudah tetapi juga menemukan titik kesulitannya tersendiri.

Ia harus dapat membagi prioritasnya untuk diri sendiri, keluarga, dan juga pekerjaan karena kampus UT kerap mengadakan kegiatan pada akhir pekan.

"Karena Sabtu Minggu itu kita selalu banyak kegiatan. Lalu dari kampus itu ada Tri Darma Kependidikan yang semua harus diselaraskan hingga tuntas," ungkapnya.

Yasir terlahir dari orang tua yang juga menggeluti dunia pendidikan, yaitu guru dan dosen.

Baca juga: Bupati Tanjab Timur Minta CJH Saling Menjaga, Doakan Jadi Haji Mabrur

Baca juga: Syarat mendapatkan Minyak Goreng Rp 10 Ribu Per Liter di Pasar

Dari tiga bersaudara, hanya Yasir Riady yang mewarisi darah orang tuanya yakni berkecimpung di ruang pendidikan.

Tetapi untuk urusan masa depan, ia lebih suka memberi peluang bagi anak-anaknya mengeksplor lebih banyak pengetahuan dan minat diri.

"Dari situlah nanti biar mereka sendiri yang menentukan ingin menjadi apa, langkah apa yang ingin diambil. Kalau sekarang mereka masih kecil dan mimpinya pun masih berubah-ubah," ungkapnya supportif.

Ia berharap gebrakan baru dapat diciptakan dalam langkah-langkahnya kedepan untuk Jambi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved