Daerah Pemasok Dilanda Cuaca Ekstrem, Harga Bahan Pangan di Batanghari Naik
Sejumlah bahan pangan yang dijual di Pasar Keramat Tinggi, Muara Bulian, Kabupaten Batanghari mengalami kenaikan harga.
Penulis: A Musawira | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-Sejumlah bahan pangan yang dijual di Pasar Keramat Tinggi, Muara Bulian, Kabupaten Batanghari mengalami kenaikan harga.
Seperti harga cabai rawit merah yang sebelumnya hanya Rp 40-60 ribu per kilogram, sekarang mencapai Rp 110 ribu.
Begitu juga harga cabai merah sebelumnya Rp 25 ribu kini berkisar Rp 85 ribu per kilogram. Cabai rawit hijau harga normal Rp 30 ribu sekarang Rp 70 ribu dan bawang merah capai Rp 50 ribu dari Rp 35 ribu.
Kenaikan harga bahan pangan tersebut terjadi sepekan terakhir ini.
Hal tersebut membuat perhatian serius dari Pemkab Batanghari, apalagi mendekati hari raya Idul Adha.
Petugas Enumator Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Batanghari, Tommi menyampaikan kenaikan harga itu disebabkan sejumlah daerah pemasok sedang dilanda cuaca ekstrem.
“Harga cabai dan bawang rata-rata naik hampir 50 persen. Sedangkan untuk harga ayam, beras, minyak kemasan, gula dan daging sapi masih terbilang normal,” ujarnya pada Jumat (24/6/2022).
Tommi bilang sejumlah wilayah pemasok seperti Kerinci, Lampung, Padang, Bengkulu dan Jawa dilanda cuaca ekstrem mengakibatkan kurangnya pasokan masuk ke daerah ini.
“Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan akan segera berkoordinasi bersama pihak terkait yang tergabung dalam satgas pangan guna mensiasati pengendalian inflasi harga tersebut,” pungkasnya.
Baca juga: 109 Sapi Terpapar PMK, 7 Kecamatan di Batanghari Status Zona Merah
Baca juga: Kajari Batanghari Sambut Kunker Tim Komisi Kejaksaan RI
Baca juga: Kasus PMK di Batanghari Bertambah, 109 Ekor Sapi Terpapar Selama Sepekan
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/cabai-geprek-180422.jpg)