Melawan Kanker Ganas, Sakiyah Hanya Bisa Pasrah
Yakiyah (32) warga RT 02 Desa Suka Maju, Kabupaten Muaro Jambi hanya bisa terbaring lemas di rumahnya akibat kanker yang menggerogoti tubuhnya.
Penulis: Muzakkir | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI -- Yakiyah (32) warga RT 02 Desa Suka Maju, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi hanya bisa terbaring lemas di rumahnya.
Badannya yang dulu tegap dan berisi kini tinggal kulit. Sekujur tubuhnya hanya terlihat tulang belulang. Sementara dagingnya sudah tidak nampak lagi. Bahkan untuk berjalan dia sudah tak sanggup lagi.
Ibu tiga anak ini mengidap kanker ganas di bagian pahanya. Benjolan besar di kakinya itulah yang membuat badannya kurus. Hampir setiap hari dia merasa kesakitan. Namun apa daya, keterbatasan ekonomi membuat dia tak mampu untuk berobat ke rumah sakit.
Penyakit yang diidapnya itu sudah menggerogoti tubuhnya selama lebih dari tiga tahun belakangan ini. Untuk beraktivitas sehari-hari dia hanya mengandalkan kursi roda.
Menurut Darwin Efendi (38) suami dari Sakiyah menyebut jika awal penyakit yang diderita Sakiyah ditandai dengan benjolan kecil di paha kaki kirinya. Saat itu Sakiyah mengira itu hanya bisul dan benjolan biasa, namun semakin lama semakin membesar.
"Sudah tiga tahun setengah bang istri saya menderita tumor ini. Awal mulanya bengkak biasa bang," kata Darwin Efendi.
Dulu isterinya sempat dibawa berobat ke RSUD Raden Mattaher dan Rumah Sakit Arafah Kota Jambi. Bahkan Sakiyah pun sempat dirujuk ke rumah sakit di Palembang, namun sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.
"Pihak rumah sakit di Palembang mengatakan bahwa tumor ganas yang diidap istri saya tidak bisa lagi diobati, satu-satunya jalan untuk sembuh adalah dilakukan amputasi. Kamipun memutuskan untuk pulang ke Jambi," ungkap Darwin.
Sang suami yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh serabutan tak mampu lagi membiayai pengobatan sang istri. Sekarang hanya obat tradisional yang diberikan kepada isterinya. Berharap dengan obat itu, kaki isterinya bisa sembuh.
Sakiyah hanya bisa berharap, adanya uluran tangan dari dermawan untuk meringankan beban hidupnya, sehingga ia dapat menjalani pengobatan untuk kesembuhan penyakitnya.
Terpisah, Kepala Dinas Sosial Dan Perlindungan Perempuan Dan Anak Kabupaten Muaro Jambi Rosa Candra Budi saat dikonfirmasi menyebut jika pihaknya sudah mendatangi rumah Sakiyah. Dan rencana Sakiyah kembali akan dibawa ke rumah sakit.
"Senin besok akan melanjutkan berobat ke RS Raden Mattaher Jambi," kata Budi.
Menurut Budi, awalnya keluarga tidak mau diajak berobat kerumah sakit, sebab satu-satu agar sembuh hanya amputasi, namun berkat diberikan pemahaman yang baik, keluarga dan Sakiyah mau dibawa ke rumah sakit. Hal itu juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi Afifudin.
"Sebelumnya ada penolakan dari keluarga Pasien. Namun setelah diadvokasi, keluarga akhirnya menerima tindakan medis. Dan secepatnya akan kita bawa," kata Afifudin. (*)
Baca juga: Daftar Artis yang Berhasil Sembuh dari Kanker Ganas, Ada Artis Senior 85 Tahun
Baca juga: 108 Sapi Warga di Muaro Jambi Terserang PMK, Diduga dari Sini Sumbernya
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Yakiyah-menderita-kanker.jpg)