Harga Minyak Goreng

Kapan Harga Minyak Goreng Turun? Ini Jawaban Menteri Zulhas Pada Jokowi

Harga minyak goreng masih belum stabil, jawaban menteri perdagangan Zulkifli Hasan ternyata minta diberi waktu selama 2 minggu agar minyak goreng.

Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI/HERI PRIHARTONO
Kapan harga minyak goreng turun? mendag Zulkifli Hasan mengaku butuh waktu saat ditanya Jokowi 

TRIBUNJAMBI.COM - Di pasaran hingga saat ini harga minyak goreng masih belum stabil, begini jawaban menteri perdagangan Zulkifli Hasan.
Kini  di sejumlah minimarket terpantau harga minyak goreng masih di angka Rp 25 ribu per liter.

Bahkan harga minyak goreng curah di pasar mencapai Rp 20 ribu per liter.

Polemik harga minyak goreng yang melambung belum ada penyelesaiannya.

Bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi arahan khusus terkait harga minyak goreng pada Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

Jokowi meminta kepastian terkait harga minyak goreng ke Zulikifli Hasan soal masalah minyak goreng, pada sidang kabinet di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin (20/6/2022).

Harga Minyak goreng di Kota Jambi masih tinggi. Berikut harga minyak goreng Selasa 21 April 2022
Harga Minyak goreng di Kota Jambi masih tinggi. Berikut harga minyak goreng Selasa 21 April 2022 (Tribunjambi.com/Heri Prihartono)


Namun Zulkifli Hasan yang baru saja dilantik belum bisa memberikan kepastian.

Zulkifli malah meminta waktu dua pekan untuk berkerja.

Dikutip dari Kontan.co,id Sekretaris Jenderal Ikatan Pedagang Pasar Indonesia, Reynaldi Sarijowan membenarkan tingginya harga minyak goreng.

Kini  harga minyak goreng curah di pasaran masih banyak yang belum menyentuh HET.

Kini untuk harga minyak goreng  di pasaran saat ini masih cukup tinggi.

Zukipli Hasan dituntut untuk mengatasi harga minyak goreng yang masih mahal.

Bahkan jika gagal mengatasi masalah minyak goreng, Zulkifli Hasan dituntut mundur.

Hal ini disampaikan Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira.


Bhima sosok Menteri Perdagangan dari kalangan orang politik.


"Kita kasih waktu 100 hari ke depan, kalau ini memang dari pilihan Presiden, apakah persoalan yang paling sederhana yaitu minyak goreng secara nasional harga bisa turun sesuai harga eceran tertinggi, rantai diatribusinya bisa dibenahi," kata Bhima.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved