Rabu, 22 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Tanjab Barat

DAFTAR 29 Desa di Tanjung Jabung Barat Rawan Terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan

Sebaran tingkat kerawanan kebakaran hutan dan lahan ini berada di enam kecamatan di Tanjung Jabung Barat.

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Rahimin
Istimewa
Ilustrasi Karhutla - 29 Desa di Tanjung Jabung Barat rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL -  Sejumlah desa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Saat ini, Provinsi Jambi memasuki musim keramau.

29 desa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat masuk dalam kategori rawan kebakaran hutan dan lahan.

Sebaran tingkat kerawanan kebakaran hutan dan lahan ini berada di enam kecamatan di Tanjung Jabung Barat.

Menurut Zulfikri Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tanjab Barat, enam kecamatan patut diwaspadai terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, titik rawan tersebut berada di 29 desa.

"Enam kecamatan masuk kategori rawan karhutla yaitu Kecamatan Batangasam, Senyerang, Betara, Pengabuan, Tebingtinggi dan Bramitam," katanya, Senin (13/6/2022).

DIkatakannya, data BPBD Tanjung Jabung Barat pada 2022, Kecamatan Betara wilayah paling banyak rawan kebakaran hutan dan lahan. Berikut datanya:

  1. Desa Bungatanjung
  2. Serdangjaya
  3. Terjunjaya
  4. Sungaiterap
  5. Telukkulbi
  6. Muntialo
  7. Lubukterantang
  8. Kelurahan Mekarjaya.

Kecamatan Kualabetara

  1. Desa Sungai Gebar Barat
  2. Suaklabu.

Kecamatan Bramitam

  1. Bramitam Kanan
  2. Bramitamraya

Kecamatan Pengabuan

  1. Desa Suaksamin
  2. Parit Bilal
  3. Parit Pudin
  4. Sungaibaung.

Kecamatan Senyerang

  1. Margorukun
  2. Lumahan
  3. Kelurahan Senyerang

Kecamatan Batangasam

  1. Desa Suban
  2. Sungaipenoban
  3. Rawangkempas
  4. Sri Agung
  5. Lubukbernai
  6. Tanjungbojo
  7. Sungai Ari.

Kecamatan Tebingtinggi

  1. Desa Dataran Kempas
  2. Kelagian
  3. Kelurahan Tebingtinggi.

Sementara, ketesediaan sumber daya air, di Tanjung Jabung Barat ada dua sumber air berupa embung berjumlah 20 tempat dan sumur bor yang tersebar disetiap Kecamatan yang rawan kebakaran hutan dan lahan.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved