Pemimpin Khilafatul Muslimin Ditangkap

Asal-usul Uang Rp 2,3 Miliar Yang Ditemukan di Markas Khilafatul Muslimin Masih Misteri

Saat polisi melakukan penggeledahan di markas kelompok Khilafatul Muslimin, polisi menemukan uang senilai Rp 2,3 Miliar.

Editor: Rahimin
istimewa
Polda Metro Jaya geledah kantor pusat Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung, Sabtu (11/6/2022) dan temukan uang miliaran rupiah. 

TRIBUNJAMBI.COM - Setelah menangkap pemimpin kelompok Khilafatul Muslimin, polisi terus melakukan pengusutan kasus tersebut.

Pihak Polda Metro Jaya juga melakukan penggeledahan di markas pusat kelompok Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung pada Sabtu (11/6/2022) lalu.

Beberapa orang pentolan kelompok Khilafatul Muslimin sudah ditangkap.

Penggeledahan di markas kelompok Khilafatul Muslimin untuk mencari alat-alat bukti.

Namun, saat polisi melakukan penggeledahan di markas kelompok Khilafatul Muslimin, polisi menemukan uang senilai Rp 2,3 Miliar.

Uang dalam jumlah banyak itu ditemukan dalam brankas yang ada di markas kelompok Khilafatul Muslimin.

Untuk kepentingan penyelidikan, uang senilai Rp 2,3 miliar itu disita petugas.

Sampai saat ini, polisi masih mendalami dari mana asal uang Rp 2,3 miliar tersebut.

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan.

Kombes Pol Endra Zulpan mengakui pihaknya masih mendalami uang yang disita dari brangkas di markas pusat tersebut.

"Rp 2,3 miliar lebih, tepatnya hampir 2,4 lah gitu ya makanya saya sampaikan lebih dari 2,3 miliar," katanya,  Minggu (11/6/2022).

Menurut Kombes Pol Endra Zulpan, pihaknya belum bisa menjelaskan detil asal-usul uang yang disita tersebut.

"Kami dalami dulu ya. Yang jelas itu ditemukan di brankas di kantor pusat Khilafatul Muslimin dan itu dana dari ormas ini," katanya.

Polda Metro Jaya menangkap lagi empat tersangka kelompok Khilafatul Muslimi di Lampung, Bekasi hingga Medan, Sabtu (11/6/2022).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved