Berita Kerinci

Kondisi Jalan Nasional di Kerinci Rusak dan Berlobang, Diduga Karena Truk Pengangkat Material PLTA

Ia minta kepada Pemerintah Daerah dan instansi terkait untuk menindak mobil truk yang membawa material PLTA melebihi tonase.

Penulis: Herupitra | Editor: Deni Satria Budi
ist
Jalan Nasional di Kerinci Rusak Parah, Truk Pembawa Material PLTA Dituding Jadi Penyebab Kerusakan 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Kondisi jalan nasional di Kabupaten Kerinci mulai dari simpang Puskesmas Hiang, Sebukar, hingga wilayah Kecamatan Danau Kerinci yakni Tanjung Tanah, Seleman dan Sanggaran Agung, saat ini kondisinya rusak parah.

Tidak hanya aspal terkelupas dan jalan berlubang, di beberapa titik ruas jalan sudah dipenuhi gundukan aspal. Bahkan tidak jarang pengendara mengalami kecelakaan saat melintas.

Seperti yang terjadi baru-baru ini, seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan di ruas jalan nasional di Desa Seleman, Kecamatan Danau Kerinci.

Baca juga: Keluhan Jalan Rusak di Batanghari Nantinya Bisa Lapor Lewat Aplikasi

Baca juga: Atalia Tatap Nanar Jenazah Eril saat Tiba di Bandara Soetta. Terus Genggam Erat Tangan Ridwan Kamil

Agiel, warga Seleman meminta kepada pengendara roda dua untuk berhati-hati melintasi ruas jalan tersebut. Sebab jalan berlubang dan bergelombang rawan terjadi kecelakan.

"Siang malam ada saja pengendara roda dua yang jatuh, kita minta instansi terkait cepat tanggap dengan masalah ini sebelum ada korban jiwa," kata Agiel, Minggu (12/6/2022).

Ari, warga lainnya mengatakan, kerusakan jalan nasional ini disebabkan adanya ratusan mobil truk pengangkut material PLTA yang melintasi jalan tersebut.

Baca juga: Komisi III Sampaikan Keluhan Proyek Jalan Nasional di Jambi Terkesan Tidak Memuaskan

Baca juga: Al Haris Usulkan Pelebaran Jalan Nasional Guna Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

"Padahal jalan tersebut baru di tampal sulam, sekarang sudah rusak kembali," ujarnya.

Ia minta kepada Pemerintah Daerah dan instansi terkait untuk menindak mobil truk yang membawa material PLTA melebihi tonase.

"Pihak PLTA harus bertanggung jawab atas kerusakan jalan nasional tersebut," tandasnya.(Tribunjambi.com/Heru Pitra)

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved