Berita Sarolangun
Sarolangun Masih Butuh Ribuan Tenaga Guru ASN
Banyaknya tenaga guru ASN di Kabupaten Sarolangun yang memasuki batas usia pensiun (BUP), membuat kebutuhan tenaga guru semakin tinggi.
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Banyaknya tenaga guru ASN di Kabupaten Sarolangun yang memasuki batas usia pensiun (BUP), membuat kebutuhan tenaga guru semakin tinggi.
Berdasarkan data BKPSDMD Kabupaten Sarolangun, pada tahun ini sebanyak 126 ASN akan pensiun. Bahkan formasi pensiun terbanyak didominasi tenaga guru.
Kondisi tersebut tidak seimbang dengan kondisi atau ketersediaan tenaga Guru ASN di Kabupaten Sarolangun.
Dikatakan Kepala BKPSDMD Sarolangun, A Waldi Bakri, dari 126 ASN yang memasuki BUP tahun ini kebanyakan memang dari kalangan ASN tenaga Guru.
Dan hal itu memang menjadi salah satu persoalan bagi pemerintah.
Baca juga: Damkar Sebut Kebakaran di Paal Merah Jambi Akibat Korsleting Arus Listrik
Baca juga: Warga Desa Bungku Dorong Pemda Selesaikan Tapal Batas Kabupaten Batanghari-Muarojambi
"Kebutuhan tenaga guru ASN sendiri masih cukup tinggi, untuk memenuhi kebutuhan tersebut saat ini kita terbantu dari tenaga honorer atau kontrak, " ujarnya.
"Tenaga kontrak kita untuk guru jumlahnya mencapai 2000 an, kalau tidak ada mereka mungkin cukup kesulitan, " sambungnya.
Lanjutnya, dalam artian saat ini kebutuhan tenaga Guru ASN di Sarolangun jumlahnya diprediksi mencapai angka ribuan.
Jika memang harus memenuhi tenaga guru ASN.
"Intinya kita masih kekurangan ribuan tenaga Guru, " pungkasnya. (Tribunjambi.com/Abdullah Usman)
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Loker Jambi 10 Juni 2022 untuk Lulusan SMA
Baca juga: Apel Siaga Darurat Karhutla Resmi Dibuka, Gubernur: Lebih 700 Titik Hotspot di Jambi
Baca juga: Warga Batanghari Protes Terkait Waktu Operasional Truk Batu Bara, Ini Respon Fadhil Arief