Berita Jambi
Gubernur Jambi Bicara Soal Kawasan Candi Muarojambi, Targetkan Jadi Warisan Dunia
Sesuai target dari Presiden Indonesia Joko Widodo yang menginginkan kawasan Candi Muarojambi dilakukan pemulihan
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rahimin
TRIBUNJAMBI.COM JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi tengah mengupayakan Candi Muarojambi menjadi warisan dunia yang diakui United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).
Hal ini disampaikan oleh Gubernur Jambi Al Haris.
"Ya, kita berharap akhir tahun ini bisa masuk ke UNESCO," katanya.
Al Haris bilang, tahun ini Pemerintah Provinsi Jambi mendapat anggaran sebesar Rp 260 miliar, yang diarahkan pengunaannya untuk penggalian bebatuan manapo dan melakukan pemugaran Candi Muarojambi.
"Termasuk juga soal ganti rugi lahan, jadi target pemerintah ini itu penyelesaian pembebasan lahan, jadi clear semua," ujarnya.
Menurutnya, sesuai target dari Presiden Indonesia Joko Widodo yang menginginkan kawasan Candi Muarojambi dilakukan pemulihan sehingga menjadi kawasan yang alamiah.
"Kemudian beliau berharap lima jurusan perguruan tinggi ada di sana (kawasan Candi Muarojambi) jadi orang Cina misalnya bisa ke sana untuk belajar. Istilahnya mendirect mereka untuk ke sini khususnya Candi Muarojambi. Targetnya sampai 2024 selesai," pungkasnya.
Baca juga: Ada Nama Candi Jokowi di Komplek Candi Muarojambi? Ini Kata BPCB Jambi
Baca juga: Makna Ritual Mandi Buddha Yang Dilakukan di Candi Kedaton Muaro Jambi
Baca juga: Jokowi Tinjau Candi Kedaton yang Akan Mulai Direstorasi Tahun Ini
Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/presiden-jokowi-di-candi-kedaton.jpg)