Anak Ridwan Kamil, Eril Dinyatakan Syahid Akhirat, Ini Penjelasan Aa Gym Soal Syahid Akhirat

Eril diyakini meninggal dunia sebagai syahid akhirat. Kakak kandung Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Erwin Muniruzzaman berterima kasih atas doa dan pela

Editor: Suci Rahayu PK
Sumber: KBRI Bern/kemlu.go.id
Ridwan Kamil dan istrinya, Atalia, saat bertemu dengan Kepala Polisi Maritim, Urs Kaller dan Kepala Polisi Regional, Thomas Muller di Bern, Swiss (28/5/2022). 

TRIBUNJAMBI.COM - Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, putra sulung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dinyatakan meninggal dunia setelah hilang saat berenang di Sungai Aare, Bern, Swiss.

Eril diyakini meninggal dunia sebagai syahid akhirat.

Kakak kandung Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Erwin Muniruzzaman berterima kasih atas doa dan pelaksanaan salat gaib yang untuk Emmeril.

"Innalilahi wa innailaihi rajiun, sesungguhnya semua makhluk yang bernyawa akan merasakan kematian," katanya di Gedung Pakuan Bandung, Jumat (3/6/2022).

Sungai Aare di Bern, Swiss. Di sungai ini Emmeril Khan Mumtadz, putra Ridwan Kamil, terseret arus Sungai Aare.
Sungai Aare di Bern, Swiss. Di sungai ini Emmeril Khan Mumtadz, putra Ridwan Kamil, terseret arus Sungai Aare. (Kolase/Daniel Schwen/Commons Wikipedia/IG @emmerilkahn)

"Kang Emil (Ridwan Kamil) dan Teh Lia (Atalia Praratya) sudah menyampaikan bahwa mereka ikhlas dan meyakini Emmeril Khan Mumtadz yang kita kenal sebagai Eril sudah wafat, berpulang ke Rahmatullah karena tenggelam," katanya.

Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym melalui keterangan resminya mengatakan takdir kematian seseorang adalah rahasia Allah SWT.

“Waallahualam. Ajal itu ada tiga yang Allah rahasiakan. Satu, Allah merahasiakan waktu. Dan setiap orang akan wafat pada waktu yang ditetapkan Allah. Tidak bisa diundur maju kan sedetik. Yang kedua tempat kita akan mendatangi tempat wafatnya kita, kematian kita. Dan ketiga, cara,” katanya.

Menurutnya, terkait cara seseorang meninggal dunia, tidak ada satupun yang mengetahuinya. Namun, jika seorang muslim tenggelam dalam keadaan beriman, jika melihat rujukan hadis Rasulullah SAW, adalah bagian dari syahid.

“Semoga demikianlah adanya karunia Allah bagi yang beriman. Semoga Allah mengaruniakan petunjuknya dan jalan keluar yang terbaik dunia akhirat beliau dan keluarga kang Emil. Dan kita dapat mengambil hikmah dan amal soleh dari kejadian ini. Amin,” katanya.

Namun begitu, pihaknya keluarga dan seluruh pihak hendaknya terus berdoa dan meminta petunjuk dari Allah SWT agar proses pencarian Eril yang masih terus dilakukan diberikan yang terbaik.

Dalam penjelasannya terkait mati syahid akhirat, Aa Gym juga menyertakan sejumlah hadis yang menegaskan status syahid seseorang yang meninggal dalam keadaan tenggelam.

Baca juga: Serapan Anggaran Muaro Jambi Masih Minim, Bachyuni Sampai Kesal

Baca juga: Perkelahian Pemuda Akibatkan Satu Keluarga Disiram Air Keras

"Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bertanya (kepada sahabatnya), ‘Siapakah orang yang mati syahid di antara kalian?’ Mereka menjawab, ‘Orang yang gugur di medan perang itulah syahid ya Rasulullah.’ Rasulullah SAW merespons, ‘Kalau begitu, sedikit sekali umatku yang mati syahid.’ Para sahabat bertanya ‘Mereka itu siapa ya Rasul?’

Rasulullah SAW menjawab, ‘Orang yang gugur di medan perang itu syahid, orang yang mati di jalan Allah (bukan karena perang) juga syahid, orang yang tertimpa tha‘un (wabah) pun syahid, orang yang mati karena sakit perut juga syahid, dan orang yang tenggelam adalah syahid’.” (HR. Muslim)" tulis Aa Gym.

Ia mengatakan pada penjelasan kedua, ulama mengatakan syahid atas tiga macam. Pertama, syahid dunia wal akhirah artinya seseorang yang matinya dalam perang fi sabilillah.

Kedua, syahid dunia yaitu seseorang yang matinya karena berperang namun tujuannya bukan mencari ridha Allah melainkan hanya mencari harta dan kedudukan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved