Berita Kerinci

Ke Lokasi dengan Ketinggian 800 Mdpl di Kerinci, Polisi Hanya Temukan Pondok Bekas Aktivitas PETI

Dilanjutkannya, untuk menuju lokasi dengan berjalan kaki, medan yang dilalui terjal mendaki dengan ketinggian 800 meter dari permukaan laut.

Penulis: Herupitra | Editor: Deni Satria Budi
TRIBUN JAMBI/IST
Personel Polres Kerinci bersama warga di perjalanan menuju lokasi yang diduga ada aktivitas PETI 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Polres Kerinci, menindaklanjuti informasi adanya aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kabupaten Kerinci. Personel Polres Kerinci turun melakukan pengecekan di duga lokasi PETI berada di wilayah Penetai Kecamatan Batang Merangin.

Puluhan Personel Polres bersama lembaga adat muara langkap beserta masyarakat Desa Muara Emat dan Tamiai turun ke lokasi pada, Sabtu (28/5). Kapolres Kerinci AKBP Agung Wahyu Nugroho, memimpin langsung apel pemberangkatan Personel.

Kapolres Kelinci mengatakan, personel Polres Kerinci yang terlibat sprin sebanyak 47 personel. Sementara dari pihak masayarakat berjumlah 25 orang.

"Mereka berangkat menuju lokasi pukul 10.00 WIB dan tiba di lokasi sekira pukul 16.00 WIB," sebut Kapolres, Senin (30/5/2022).

Pondok yang kosong yang ada di lokasi
Pondok yang kosong yang ada di lokasi (TRIBUNJAMBI.COM/IST)

Menurut Kapolres, personel yang melakukan pengecekan dipimpin oleh Kabag Ops Polres Kerinci, Kompol Samsul Bahri Pinem, didampingi KBO Sat Intelkam Iptu Sugiarto, KBO Samapta Ipda Rozalia Saputra.

Saat pengecekan Kabag Ops Kompol Samsul Bahri menuturkan, pihaknya tidak menemukan adanya aktivitas PETI. Alat berat jenis ekskavator yang sering digunakan sebagai penambangan juga tidak ditemukan.

"Kita hanya menemukan bekas pondok yang sudah ditinggalkan," ujarnya.

Baca juga: Pelaku PETI di VII Koto Tebo Tinggalkan Mesin Dompeng Saat Lihat Polisi Datang

Baca juga: Persembunyian Zulfahmi Telah Diketahui Polisi, PNS Merangin Jadi Buronan Kasus PETI

Melihat dari pondok yang ditinggalkan jelasnya, diperkirakan sebelumnya memang ada kegiatan yang diduga merupakan kegiatan PETI di lokasi tersebut.

"Melihat dari bekas yang ditinggalkan diduga merupakan tempat PETI," jelasnya.

Dilanjutkannya, untuk menuju lokasi dengan berjalan kaki, medan yang dilalui terjal mendaki dengan ketinggian 800 meter dari permukaan laut. Sementara lebar sungai 20 meter dengan kedalaman bervariasi antara 1 sampai 1,5 meter.(tribunjambi.com/heru pitra)

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved