Minggu, 10 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Perang Rusia Ukraina

Wartawan Rusia Temukan Indomie Goreng di Bekas Markas Pasukan Ukraina, dari Mana?

Koresponden kantor berita Rusia RIA Novosti menemukan beberapa bungkus indomie goreng di bekas markas pasukan Ukraina. 

Tayang:
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: RIA Novosti via Telegram
Bungkus Indomie yang ditemukan koresponden RIA Novosti di bekas markas pasukan Ukraina di Troitske, Oblast Luhansk. Foto ini dirilis pada 27 Mei 2022. 

TRIBUNJAMBI.COM, TROITSKE - Koresponden kantor berita Rusia RIA Novosti menemukan indomie goreng di bekas markas pasukan Ukraina

Perbekalan makanan berlabel luar Ukraina itu ditemukan ketika mendatangi Desa Troitske, dekat kota Popasna, Oblast (daerah setingkat provinsi) Luhansk.

Pada Jumat (27/5/2022), RIA Novosti merilis gambar dan video dari tempat yang diklaim sebagai bekas markas pasukan Ukraina di Troitske, dan menemukan bungkus berbagai makanan asal Amerika Serikat (AS), Inggris Raya, dan negara-negara lain.

Adapun mi instan yang ditemukan adalah Indomie rasa mi goreng pedas dengan tanggal kedaluwarsa 5 Agustus 2022.

Baca juga: Media Rusia Sebut Ada Lab Virus Berbahaya Milik AS di Jakarta, Mantan Menkes Bongkar Faktanya

“Banyak bungkus makanan kosong dan bungkus-bungkus serta kardus yang belum disentuh berserakan di gedung itu. Semua ini dibuat asing, Anda tidak bisa membeli barang-barang seperti itu di Ukraina: makanan kering dan keripik Amerika, muesli Britania, bar sereal, waffle, mi instan, dan gula dari negara-negara lain. Terdapat juga berkotak-kotak rokok dan tas (merk) Duty Free,” demikian tulis RIA Novosti berdasarkan reportase di Troitske.

makanan pasukan ukraina
Koresponden RIA Novosti menemukan bungkus makanan dari luar negeri di bekas markas pasukan Ukraina di Troitske, Oblast Luhansk. Video yang menjadi sumber gambar ini dirilis pada 27 Mei 2022.

Menurut Matyev Platov, kombatan Republik Rakyat Luhansk (LPR) yang ikut memasuki Troitske, perbekalan yang ditemukan menunjukkan indikasi bahwa “tentara bayaran asing” turut berjaga di situ.

Militer LPR juga menduga bahwa pihak Barat melatih pasukan Ukraina di sana.

RIA Novosti melaporkan bahwa saat pasukan LPR memasuki Troitske, pasukan Ukraina telah meninggalkan desa itu. 

“Dalam gedung yang dijadikan markas pasukan keamanan Ukraina, hanya kucing yang bertahan setelah mereka kabur,” tulis RIA Novosti.

Baca juga: Tanggapan Polri Soal Tudingan Media Rusia Ada Laboratorium Berbahaya Milik AS di Jakarta

Desa Troitske sendiri terletak di dekat garis demarkasi antara Ukraina dengan LPR dan Republik Rakyat Donetsk (DPR), dua kelompok separatis pro-Rusia. Desa ini disebut berada dalam penguasaan Ukraina sejak perang separatis meletus pada 2014 lalu.

Direbutnya Desa Troitske menunjukkan keberhasilan bertahap serangan pasukan Rusia di Oblast Luhansk, termasuk dalam kawasan Donbass. Rusia dilaporkan tengah menggempur kota Sievierodonetsk, salah satu kota terbesar di Luhansk yang masih di Ukraina, dan diyakini akan merebutnya dalam waktu beberapa hari.

Berita ini telah tayang di Kompas.tv

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved