FK Senica

Miris, FK Senica Tidak Bisa Bermain di Liga Fortuna Slovakia Karena Tak Dapat Lisensi

FK Senica kini dipastikan tidak bisa mengikuti kompetisi Liga Fortuna Slovakia musim depan. Klub Egy Tidak Mnedapat lisensi untuk mengikuti kompetisi

Penulis: Zulkipli | Editor: Zulkipli
FKSENICA/KOLASE TRIBUNJAMBI
Pemain FK Senica, Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri 

TRIBUNJAMBI.COM - Klub dua pemain Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman FK Senica semakin terpuruk.

Usai terlilit masalah ekonomi dan ditinggal sejumlah pemain karena tidak mampu menggajinya, FK Senica kini dipastikan tidak bisa mengikuti kompetisi Liga Fortuna Slovakia musim depan.

Dilansir Tribunjambi.com dari Media Slovakia futbalsfz.sk, otoritas lisensi Asosiasi Sepak Bola Slovakia (SFZ) memutuskan tidak memberikan lisensi kepada FK Senica

Laporan itu juga menyebut, hari ini Jumat, (27/5/2022), badan lisensi prosedur lisensi bertemu, karena badan lisensi tingkat pertama klub FK Senica tidak memberikan lisensi pada 29 April 2022.

Klub mengajukan banding dalam batas waktu yang ditentukan dan menyerahkan dokumen, yang dibahas dan dinilai oleh badan banding dari prosedur perizinan.

Untuk ketidakpatuhan dengan persyaratan infrastruktur (stadion untuk pertemuan rumah) dan kriteria perizinan keuangan (rekening tahunan, kewajiban jatuh tempo kepada klub sepak bola lain dan karyawan sendiri, informasi keuangan untuk masa depan).

Baca juga: Egy Maulana Vikri & Witan Sulaeman Fokus SEA Games, FK Senica & SKF Sered Didepak dari Liga Fortuna

Baca juga: Nasib Klub Egy Maulana Vikri FK Senica Makin Suram, Masuk Daftar Degradasi Dari Asosiasi

Otoritas perizinan memutuskan untuk menegakkan keputusan tingkat pertama otoritas lisensi dan tidak memberikan lisensi klub FK Senica untuk memulai kompetisi Liga Fortuna dan klub UEFA di musim lisensi 2022/2023. 

Klub tidak menunjukkan dalam dokumentasi banding bahwa mereka telah menghapus alasan yang menyebabkan tidak diberikannya lisensi dalam proses tingkat pertama.

Keputusan Badan Banding Perizinan hari ini adalah final dan tidak dapat diajukan banding. 

Otoritas perizinan tidak dan tidak memutuskan peserta dalam kompetisi liga individu. 

Ini berarti bahwa bahkan dalam kasus ini non-pemberian lisensi terakhir FK Senica tidak memiliki alasan untuk berkomentar dan sama sekali tidak menentukan masuknya klub mana pun dalam kompetisi, yang berada di bawah SFZ atau LK. 

Dalam hal ini, Persatuan Klub Liga memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa yang akan menggantikan FK Senica di Liga Fortuna.

Baca juga: Rumor Terbaru, Kisah Egy Maulana dan Witan Sulaeman dengan FK Senica Berakhir

Baca juga: FK SENICA Klub Egy Maulana Vikri Didegradasi, Tidak Dapat Lisensi Klub Profesional

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved