FK Senica

Nasib Klub Egy Maulana Vikri FK Senica Makin Suram, Masuk Daftar Degradasi Dari Asosiasi

Asosiasi Sepak Bola Slovakia memutuskaan Klub Egy FK Senica harus degradasi, karena tidak terpenuhi syarat minimal infrastruktur dan kriteria perizina

Penulis: Zulkipli | Editor: Zulkipli
FKSENICA/KOLASE TRIBUNJAMBI
Pemain FK Senica, Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri 

TRIBUNJAMBI.COM - Nasib klub Egy Maulana Vikri Dan Witan Sulaeman kian tak menentu.

Usai ditinggal beberapa pemain karna tidak membayar gaji mereka, kini klub asal Slovakia itu dilaporkan masuk daftar degradasi.

Asosiasi Sepak Bola Slovakia memutuskaan FK Senica harus degradasi, karena tidak terpenuhi syarat minimal infrastruktur dan kriteria perizinan.

Nasib sama juga dialami SKF Sered.

Kedua klub penghuni Liga Fortuna itu dianggap tidak profesional, sehingga tidak mendapatkan lisensi tampil di liga profesional.

"Pada Jumat terakhir di bulan April, Badan Perizinan mengumumkan bahwa selain FK Senica, lisensi juga tidak diberikan untuk SKF Sered bertanding di Liga Fortuna dan kompetisi klub UEFA musim depan," demikian dikutip dari media Slovakia, Sport.SK.

Dalam laman resmi Asosiasi Sepak Bola Slovakia disebutkan, soal putusan dua klub itu harus degradasi, karena tidak terpenuhi syarat minimal infrastruktur dan kriteria perizinan.

Baca juga: FK SENICA Klub Egy Maulana Vikri Didegradasi, Tidak Dapat Lisensi Klub Profesional

Baca juga: Rumor Terbaru, Kisah Egy Maulana dan Witan Sulaeman dengan FK Senica Berakhir

Walau begitu, putusan ini belum final, sebab FK Senica dan SKF Sered masih punya kesempatan mengajukan banding hingga 16 Mei 2022.

SKF Sered mengalami masalah dalam infrastruktur yakni tidak punya stadion yang layak untuk dijadikan kandang.

Hal itu membuat klub tersebut sejak awal musim ini nomaden, dan tidak mampu memiliki homa base tetap hingga akhir musim ini.

Sedangkan persoalan utama yang melilit FK Senica adalah hutang klub yang sangat besar dan tidak mampu diselesaikan hingga jelang akhir musim.

Klub yang tidak mampu menyelesaikan kewajiban, seperti FK Senica, masuk dalam kriteria perizinan dan administrasi yang tak bisa diselesaikan.

Sementara dilihat dari perolehan poin dan dan peringkat klasemen, sebenarnya kedua klub itu mampu lolos dari degradasi.

Bahkan Sered adalah klub yang masuk dalam Grup Championship, sedangkan FK Senica di Grup Relegation.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved