Minggu, 19 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen - Keadilan dan Kasih Allah

Bacaan ayat: Keluaran 34:20 (TB) Tetapi anak yang lahir terdahulu dari keledai haruslah kautebus dengan seekor domba; jika tidak kautebus, haruslah ka

Editor: Suci Rahayu PK
Instagram @ferinugroho77
Pdt Feri Nugroho 

Apakah itu berarti Allah itu kejam? Atau tidak mengasihi? Bukankah adanya darah yang tercurah menjadi tanda kekejaman dan kebrutalan?

Dimensi Allah sebagai yang penuh kasih, nampaknya menjadi faktor penyebabnya. Asumsinya, jika Allah mengasihi, tentu Dia tidak perlu melakukan tindakan brutal dalam menyelamatkan.

Paham ini nampaknya mengabaikan sisi lain dari Allah yaitu adil. Kasih dan keadilan Allah adalah dua sisi dari satu mata uang: tidak terbagi dan tidak terpisah.

Itu sebabnya kematian Yesus di kayu salib dalam rangka penebusan, dimana kasih dan keadilan Allah terjadi pada saat yang bersamaan.

Allah adil, karena yang bersalah harus dihukum. Itu sebabnya kematian menjadi keadilan Allah diwujudkan.

Allah adalah kasih. Maka Allah membangkitkan Yesus dari kematian sebagai tanda kemenangan dan jaminan bahwa kematian tidak lagi mempunyai kuasa atas kehidupan.

Allah itu konsisten. Apa yang dikatakan-Nya akan tetap terwujud dan harus digenapi.

Itu sebab nya, Ia merancang penyelamatan dengan jalan menjadi manusia untuk menjadi korban tebusan sekaligus pengharapan akan jaminan keselamatan.

Penebusan menjadi wujud nyata bahwa Allah itu adil dan kasih dalam segala tindakan-Nya. Mengetahui hal ini, betapa seriusnya kita menjalani kehidupan, agar seturut dengan kehendak-Nya.
Amin

Renungan oleh Pdt Feri Nugroho S.Th, GKSBS Palembang Siloam

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved