Minggu, 3 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Ini Tanggapan Pemda Merangin Terkait Tuntutan Petani Sawit

Pemerintah Kabupaten Merangin akan evaluasi dan data kapasitas daya tampung pabrik kelapa sawit.

Tayang:
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Darwin
Pemkab Merangin menerima perwakilan petani yang melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Merangin, Selasa (17/5/2022). 

 


TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Pemerintah Kabupaten Merangin akan evaluasi dan data kapasitas daya tampung pabrik kelapa sawit.

Hal itu dikatakan Fajarman selaku Sekretaris Daerah Merangin usai menerima perwakilan petani yang melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Merangin, Selasa (17/5/2022).

Fajarman menyebutkan bahwa dalam waktu dekat ini Pemda akan mendata secara konkrit perusahaan, produksi,  kenapa mereka tidak menerima TBS.

Terkait aspirasi itu, Fajarman menegaskan bahwa Pemkab Merangin sepakat atas tujuh poin tuntutan para aksi.

Tuntutan tersebut nantinya akan dimasukkan dalam satu berkas sebelum disampaikan ke Gubernur Jambi, Al Haris melalui kepala dinas perkebunan. 

"Tuntutan para petani sawit akan kita sampaikan melalui dinas perkebunan ke Gubernur Jambi hingga ke pemerintah pusat untuk dievaluasi," ujarnya. 

Pada minggu depan, rencananya Pemkab Merangin bersama Apkasindo melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Perkebunan provinsi yang menangani permasalahan tersebut. 

Dia mengungkapkan bahwa persoalan harga TBS itu bukan hanya terjadi di Kabupaten Merangin namun secara nasional. 

Sehingga Fajarman meyakini kebijakan tersebut ini tentu menjadi perhatian pemerintah pusat.

"Dalam waktu dekat kita akan coba telusuri supaya permasalahan petani sawit dapat diatasi. Sebab dengan kondisi itu akan memengaruhi PDRB Merangin," ujarnya.

Baca juga: Disbun Jambi Ajak Perusahaan, Asosiasi, Serta Unsur Lainnya Bahas Permasalahan Harga Sawit

"Maka ini kita harus diusahakan supaya bisa petani kita meningkat, PDRB kita juga akan meningkat," tambahnya.

Terkait dengan tidak maunya PKS menerima TBS, Fajarman akan melakukan koordinasi tersebut dahulu dengan Pemprov Jambi. Sehingga pihaknya tidak ingin salah dalam mengambil keputusan. 

"Kita akan koordinasi dahulu terkait langkah yang kita ambil, sehingga jangan langkah yang kita ambil malah lain. Maka kita akan koordinasikan apa nih langkah keputusannya," sebut Fajarman. 

Disiai lain, dia juga akan mempelajari permasalahannya, misalnya rendemen. 

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved