Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen - Allah Itu Baik Bagi Kehidupan
Bacaan ayat; Mikha 7:18 (TB) Siapakah Allah seperti Engkau yang mengampuni dosa, dan yang memaafkan pelanggaran dari sisa-sisa milik-Nya sendiri; yang
Allah Itu Baik Bagi Kehidupan
Bacaan ayat; Mikha 7:18 (TB) Siapakah Allah seperti Engkau yang mengampuni dosa, dan yang memaafkan pelanggaran dari sisa-sisa milik-Nya sendiri; yang tidak bertahan dalam murka-Nya untuk seterusnya, melainkan berkenan kepada kasih setia?
Oleh Pdt Feri Nugroho
Sesembahan selalu diposisikan lebih lebih tinggi dari yang menyembah. Biasanya dikaitkan dengan kuasa yang dimiliki.
Sesembahan mempunyai kuasa yang lebih besar, pengetahuan yang lebih luas, cakupan kekuasaan yang lebih menyeluruh dan utuh terhadap kehidupan.
Namanya sesembahan maka harus disembah.
Jika sesembahan marah maka perlu diredakan dengan berbagai ritual.
Jika yang menyembah ingin berkenan kepada yang disembah maka diwajibkan untuk mengikuti maunya yang disembah, entah berupa aturan yang meliputi perintah dan larangan atau hal-hal lain yang dianggap disukai sesembahan.
Sesembahan diposisikan mempunyai otoritas mutlak atas segalanya.
Penyembah harus mengikuti maunya yang disembah, jika ingin hidupnya baik-baik saja.
Konsep tersebut agak banyak berbeda dengan hasil pembacaan seluruh Alkitab. Sekilas sama persis, apalagi dikaitkan dengan moralitas.
Alkitab mencatat banyak aturan moral yang harus ditaati oleh umat Tuhan.
Dalam banyak bagian diperlihatkan bagaimana Allah murka dan mendatangkan kebinasaan.
Allah memang berotoritas mutlak atas kehidupan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/09072021-yesus.jpg)