Ramadhan 2022

Ini Alasan Rasulullah Meminta Umatnya Mengerjakan Sholat Dhuha di Pagi Hari

Artikel ini membahas Sholat Dhuha bisa dikerjakan  minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat.

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
tribun video
Amalan terbaik di puasa Ramadhan di antaranya Sholat Dhuha 

TRIBUNJAMBI.COM - Sholat Dhuha bisa dikerjakan  minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat.

Sholat Dhuha bisa dikerjakan  dalam satuan 2 rakaat sekali salam.

Nabi Muhammad SAW menganjurkan  Sholat Dhuha karena sholat ini memiliki banyak keistimewaan bagi umat muslim yang mengerjakannya.

Dalam sejumlah hadits shahih disebutkan berbagai keutamaan Sholat Dhuha.

Apalagi jika dilaksanakan saat bulan puasa Ramadan.

“Sholat dhuha adalah wasiat khusus dari Nabi kepada Abu Hurairah dan kepada seluruh umat beliau secara umum.” (Imam Thabari)

“Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa ia berkata, ‘Kekasihku (Rasulullah) memberikan pesan (wasiat) kepadaku dengan tiga hal yang tidak pernah aku tinggalkan hingga aku meninggal nanti. Yaitu puasa tiga hari setiap bulan, Salat Dhuha, dan tidur dalam keadaan sudah mengerjakan salat witir.” (HR. Bukhari)

Merutinkan Sholat Dhuha menjadikan seseorang dicatat sebagai orang-orang yang taat.

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Kekasihku (Muhammad) mewasiatkan kepadaku tiga perkara yang aku tidak meninggalkannya: agar aku tidak tidur kecuali setelah melakukan shalat witir, agar aku tidak meninggalkan dua rakaat shalat Dhuha karena ia adalah shalat awwabin serta agar aku berpuasa tiga hari setiap bulan” (HR. Ibnu Khuzaimah; shahih)

Keutamaan Sholat Dhuha

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved