Teroris MIT Ditangkap

DPO Teroris Pak Guru Hanya Bawa 26 Butir Peluru dan 1 Bom Molotov, Tewas Ditembak

Irjen Dedi Prasetyo bilang, Satgas Madago Raya melakukan tindakan tegas terukur terhadap DPO Askar alias Jaid alias Pak Guru.

Editor: Rahimin
MANSUR K103-15
Foto 4 teroris Poso yang masuk daftar pencarian orang. DPO Teroris Pak Guru Hanya Bawa 26 Butir Peluru dan 1 Bom Molotov, Tewas Ditembak 

TRIBUNJAMBI.COM  - Satgas Madago Raya mengamankan barang bukti dari lokasi penembakan Askar alias Pak Guru.

Askar alias Pak Guru adalah DPO Teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso.

Askar berhasil  tewas ditembak Satgas Madago Raya di Dusun Teh Air 2, Desa Sulubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (27/4/2022).

Hasil pemeriksaan lokasi, Satgas Madago Raya yang terdiri dari pasukan Polri dan TNI menyita 26 butir puluru dan satu bom molotov.

Namun, Askar alias Pak Guru tidak memiliki senjata api.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo bilang, Satgas Madago Raya melakukan tindakan tegas terukur terhadap DPO Askar alias Jaid alias Pak Guru.

Satu DPO anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso Askar alias Pak Guru tertembak Satgas Madago Raya di Dusun Salubanga, Parigi Moutong, Sulteng, Rabu (27/4/2022).
Satu DPO anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso Askar alias Pak Guru tertembak Satgas Madago Raya di Dusun Salubanga, Parigi Moutong, Sulteng, Rabu (27/4/2022). (Handover/Humas Polda Sulteng)

"Betul Satgas Madago Raya mengamankan salah satu DPO MIT," katanya kepada awak media, Jakarta, Rabu (27/4/2022).

Irjen Dedi Prasetyo bilang, Askar mencoba melawan petugas.

Awalnya, Satgas Madago Raya telah meminta kepada Askar untuk menyerahkan diri sebelum melakukan tindakan tegas terukur.

Baca juga: Pak Guru Tewas Ditembak Satgas Madago Raya, Sempat Diminta Menyerah Tapi Melawan

Tapi, Askar melawan dan tidak menghiraukan imbauan melainkan memberikan perlawanan yang membahayakan keselamatan petugas.

"DPO teroris tersebut melakukan tindakan melemparkan body vest berwarna loreng ke anggota pos sekat yang diduga BOM. Akhirnya, anggota melakukan tindakan tegas kepolisian terhadap DPO Teroris sehingga DPO teroris meninggal dunia," kata Irjen Dedi Prasetyo.

Saat ini, kata Irjen Dedi Prasetyo, tersisa dua Teroris Poso yang masih bergerilya di pegunungan Poso, Sigi dan Parigi Moutong.

Keduanya adalah Nae alias Galuh alias Mukhlas, dan Suhardin alias Hasan Pranata.

Saat berita ini dirilis, Satgas Madago Raya tengah mengevakuasi mayat Askar alias Pak Guru dari lokasi kejadian ke Kota Palu.

Daftar barang bukti yang ditemukan di lokasi penembakan:

Halaman
12
Sumber: Tribun Palu
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved