Ramadhan 2022

Bolehkah Sholat Tarawih Tanpa Membaca Doa Iftitah? Ini Penjelasannya

Artikel ini membahas tentang bagaimana hukum  Shalat Tarawih  tanpa membaca doa iftitah

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
Tribunjambi.com
Doa Iftitah dan keutamaan membacanya 

TRIBUNJAMBI.COM -Bagaimana hukum  Shalat Tarawih  tanpa membaca doa iftitah?

Sejumlah ulama sepakat jika  membaca do’a iftitah dihukumi sunnah, tidak sampai tingkatan wajib.

Berikut pendapat jumhur (mayoritas ulama).

Di antara contoh doa istiftah yang dibaca adalah,


“Subhaanakallahumma wa bi hamdika wa tabaarokasmuka wa ta’aalaa jadduka wa laa ilaha ghoiruk (artinya: Maha suci Engkau ya Allah, aku memuji-Mu, Maha berkah Nama-Mu. Maha tinggi kekayaan dan kebesaran-Mu, tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau).” (HR. Muslim, no. 399; Abu Daud, no. 775; Tirmidzi, no. 242; Ibnu Majah no. 804).

Doa iftitah dianjurkan dibaca pada setiap salat dan setiap keadaan.

Menurut Imam Nawawi do’a iftitah disunnahkan dibaca untuk setiap orang yang shalat, untuk imam, makmum, munfarid, wanita, anak-anak, musafir, orang yang salat wajib, orang yang shalat sunnah, orang yang shalat sambil duduk, orang yang shalat sambil berbaring, dan selainnya.

Termasuk juga pada Sholat Sunnah rawatib, mutlak, shalat ‘ied, shalat gerhana (shalat kusuf) dan shalat minta hujan (shalat istisqa’).

Yang dikecualikan di sini adalah shalat jenazah, shalat ‘ied dan shalat lail (shalat malam), ada pembicaraan tersendiri mengenai do’a iftitah dalam shalat tersebut.


Sementara mereka yang meninggalkan membaca do’a iftitah mungkin bisa dilihat dari pendapat berikut ini.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved