Tujuh Warga Jabar Ditangkap, Diduga Terlibat Kegiatan Teroris. Dibekuk Saat Antar Anak Sekolah

Detasemen Khusus Antiteror 88 kembali melakukan penangkapan warga yang diduga terlibat dalam jaringan terorisme. Setidaknya tujuh warga

Editor: Fifi Suryani
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Petugas Densus 88 tengah berjaga di sekitar rumah terduga teroris. 

Salah seorang tetangga RH mengatakan, sempat melihat tim Densus Antiteror membawa sejumlah barang bukti dari rumah orang tua RH, di mana RH selama ini tinggal. Ia mengaku tak tahu jumlah persisnya.

"Ada sejumlah barang mulai dari laptop hingga panah," ujar warga tersebut kepada Tribun seraya meninta agar identitasnya tidak dipublikasikan.

Meski tercatat tinggal di Garut, ujarnya, sepengetahuannya RH jarang berada di Garut, melainkan di Bandung.

"Bahkan baru beberapa bulan ini kerap ada di Garut. Belum lama," ujarnya.

Dalam sebulan terakhir sejumlah penangkapan dilakukan tim Densus Antiteror 88 di sejumlah daerah. Akhir Maret lalu, Densus juga menangkap 16 warga yang diduga terlibat jaringan terorisme di Sumatera Barat. Namun, berbeda dengan di Jabar, ke-16 orang itu diduga terlibat dalam jaringan Negara Islam Indonesia (NII).

Dari hasil pemeriksaan, seperti diungkapkan Kabagbinops Densus 88 AT Polri, Kombes Pol Aswin Siregar, Senin (18/4), diketahui NII tengah menyiapkan berbagai upaya untuk melengserkan pemerintahan Presiden Joko Widodo sebelum pemilu 2024.

“Barang bukti yang ditemukan menunjukkan sejumlah rencana itu,” kata Aswin.

 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved