Berita Jambi

Kasus Perdagangan 50 Ton BBM ,Polda Jambi Tetapkan Dirut PT BMS dan 4 Sopirnya sebagai Tersangka

Ditreskrimsus Polda Jambi akhirnya tetapkam Direktur Utama PT Bunga Mandiri Sejahtera (BMS) dan 4 oramg lainnya sebagai tersangka kasus dugaan...

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM/ARYO TONDANG
Direktur Kriminal Khusus Polda Jambi, Kombes Pol Kristian Tory 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ditreskrimsus Polda Jambi akhirnya tetapkam Direktur Utama PT Bunga Mandiri Sejahtera (BMS) dan 4 oramg lainnya sebagai tersangka kasus dugaan perdagangan 50 bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ilegal di Talang Duku, Muaro Jambi, Minggu (17/4/2022) lalu.

Direktur Kriminal Khusus Polda Jambi, Kombes Pol Kristian Tory mengatakan, 4 tersangka lainnya merupakan sopor tangki yang mengisi BBM ke tugboat.

"Benar, 5 orang termasuk Dirut Perusahaan dan 4 supir truk minyak tersebut," kata Christo, sapaan akrab Dirreskrimsus.

Sementara itu, untuk Kapten kapal dan anak buah kapal (ABK) sendiri, katanya, masih dalam pemeriksaan polisi.

Selain itu, petugas juga mengamankan, 1 tugboat, 3 truk tangki berkapasitas 10.000 liter minyak dan 1 truk berkapasitas 5.000 liter minyak. Total BBM yang diamankan berjumlah 50 ton, ini termasuk dengan yang diamankan dari Tugboat.

Sebelumnya, sebanyak 8 orang, yang terdiri dari sopir, anah buah kapal (ABK) hingga pengusaha transportir diduga penyuplai bahan bakar minyak (BBM) ilegal ke kapal tughboat di kawasan Pelabuhan Talang Duku, Kecamatan Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi. Minggu (17/4/2022) malam.

Christo mengungkapkan, hasil pemeriksaan saat ini, ada sekira 50 ton BBM jenis solar diduga ilegal ditemukan di lokasi, 20 ton sudah berhasil disalurkan ke kapal tughboat, dan sebagian masih berada di dalam mobil tangki.

Tory menjelaskan, pengungkapan ini berawal dari informasi bahwa adanya aktifitas penyalurandiduga BBM ilegal, dari mobil tangki ke tughboat.

"Kita dapat informasi, kita bentuk strategi dan langsung turun ke lokasi," katanya.

Setelah mendapat data pasti, tim langsung menuju ke lokasi, dan mendapati adanya aktifitas tersebut.

Tory menjelaskan, pihaknya masih terus melakukan pendalaman terkait kasus ini.

"Anggotabkita masih terus melakukan pemeriksaan, soalnta kan baru tadi malam kita ungkapnya," jelas Tory.

Mereka masih mendalami, terkait temuan puluhan ton BBM tersebut. Katanya, pengakuan sementara orang yang diamankan, minyak tersebut digunakan untuk operasional.

"Kita patut menduga, apakah kebutuhan mereka sebanyak itu, atau untuk dijual lagi di laut" bilangnya.

Indikasi BBM ilegal ini, kata Tory dicurigai terindikasi pada penggunaan BBM hasil ilegal driling, dan pe ggunaan solar subsidi yang digunakan tidak pada peruntukannya atau untuk aktifitas industri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved