Tips Kesehatan

Cara Menjaga Kadar Kolesterol Selama Puasa

Saat menjalankan ibadah puasa, umat muslim terkadang lupa menjaga asupan nutrisi berkualitas dan mudah khilaf ketika tersaji banyak makan enak

Editor: Suci Rahayu PK
Shutterstock
Ilustrasi kolesterol 

TRIBUNJAMBI.COM - Cara menjaga kolesterol agar rak naik saat puasa.

Saat menjalankan ibadah puasa, umat muslim terkadang lupa menjaga asupan nutrisi berkualitas dan mudah khilaf ketika tersaji banyak makan enak saat berbuka puasa.

Padahal saat berpuasa, banyak orang yang cenderung mengurangi aktivitas fisik karena khawatir membatalkan ibadah puasa.

Hal ini menimbulkan risiko “sedentary lifestyle” yaitu gaya hidup yang minim aktivitas fisik.

"Jika dikombinasikan dengan pola diet kurang sehat, gaya hidup semacam ini dapat sangat berisiko," kata dr Sheena R. Angelia, M.Gizi, SpGK, dokter spesialis gizi klinis di RS Siloam Kebon Jeruk, Senin (28/3/2022).

Kondisi akan diperparah, saat berbuka puasa mengonsumsi  makanan yang mengandung kolesterol tinggi, seperti daging berlemak, jeroan, junk food, atau makanan tinggi lemak jenuh lainnya, seperti makanan/minuman bersantan, gorengan, sebagai reward setelah berpuasa selama belasan jam.

Baca juga: Waktu yang Tepat Makan Gorengan saat Berbuka Puasa

Baca juga: Cara Mengatasi Sakit Gigi Tanpa Membatalkan Puasa

"Alhasil, kadar kolesterol jahat dalam tubuh pun meningkat,” tutur dr. Sheena.

Sejatinya, kolesterol adalah senyawa yang diperlukan tubuh untuk memproduksi hormon, vitamin D, dan komponen lain yang digunakan untuk mencerna makanan.

Namun, jika jumlah kolesterol dalam tubuh terlalu banyak atau tidak ada keseimbangan antara LDL dan HDL, justru membawa dampak buruk dan menimbulkan berbagai penyakit seperti penyumbatan pembuluh darah, penyakit jantung, dan hipertensi.

"Di tahap awal, tidak ada gejala khusus saat kadar kolesterol di tubuh kita meningkat, namun jika kadar kolesterol sudah lebih dari 200 mg/dL, biasanya muncul berbagai gejala tidak nyaman seperti Sering sakit kepala, tengkuk hingga bahu terasa pegal dan kaku, nyeri pada persendian, munculnya benjolan pada tendon persendian (Xanthoma), dan gumpalan-gumpalan seperti jerawat di bawah kelopak mata (Xanthelasma),” papar Sheena.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved