Kuliner Jambi

Bubur Arab, Alternatif Menu Buka Puasa Ada di Kota Jambi

Berita Jambi-Para aksi unjuk rasa ini menuntut pemerintah Provinsi Jambi dan Dewan DPRD Provinsi Jambi lebih lagi memperhatikan lagi Kerinci dan...

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Nani Rachmaini
Yon Rinaldi/tribunjambi
Bubur Arab 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Aliansi mahasiswa asal Kerinci melancarkan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Jambi.

Para aksi unjuk rasa ini menuntut pemerintah Provinsi Jambi dan Dewan DPRD Provinsi Jambi lebih lagi memperhatikan lagi Kerinci dan Sungai Penuh. 

Pasalnya selama ini mahasiswa menyatakan Kerinci dan Sungai Penuh menjadi dianaktirikan. 

"Saat ini pemerintah lebih memperhatikan kabupaten kota yang lain. Semua dibangun sedangkan kami di Kerinci tempat pembuangan akhir saja tidak ada," ungkap salah seorang orator aksi, Jumat (1/4/2022) siang. 

Kemudian juga mahasiswa mengungkapkan pengelolaan pariwisata di Kerinci dan Sungai Penuh sangatlah tak terawat.

"Pengelolaan pariwisata di tempat kami sangatlah buruk. Seakan-akan terbengkalai," ujar orator.

Selain itu juga sang orator menuntut Pemerintah Provinsi dan DPRD Provinsi Jambi untuk menyetarakan ekonomi di tempat mereka dengan daerah lainnya. 

"Bayangkan saja Kerinci yang notabenenya memiliki lahan pertanian yang banyak, dan harga sayuran di sana bisa lebih murah dari daerah lain," katanya. 

Para massa unjuk rasa ini pun menginginkan enam wakil Kerinci yang ada di DPRD Provinsi Jambi agar menemui mereka. 

(Tribunjambi.com/Widyoko)

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved