Advertorial

Pembukaan MTQ ke-52 Batanghari, Fadhil Arief: Masyarakat Rindu Setelah Dua Tahun Tak Terlaksana

Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief membuka acara MTQ tingkat Kabupaten Batanghari di Kelurahan Muara Jangga, Kecamatan Batin XXIV...

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief membuka acara MTQ ke-52 tingkat Kabupaten Batanghari di Kelurahan Muara Jangga, Kecamatan Batin XXIV pada Senin, (28/3/2022) malam. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief membuka acara MTQ ke-52 tingkat Kabupaten Batanghari di Kelurahan Muara Jangga, Kecamatan Batin XXIV pada Senin, (28/3/2022) malam.

Pembukaan itu ditandai dengan pemukulan bedug oleh Fadhil Arief sekaligus melantik puluhan dewan hakim yang nantinya akan bertugas pada MTQ ke-52 tingkat Kabupaten Batanghari.

Kegiatan ini diikuti oleh delapan kecamatan di Kabupaten Batanghari dengan puluhan kafilah yang mewakili kecamatannya masing-masing.

“Masyarakat seakan rindu dari kegiatan ini, karena MTQ ini satu di antara stimulan untuk menggairahkan dan menyiapkan kembali bahwa agama itu bagian dari hidup kita,” kata Fadhil.

Diketahui bahwa kegiatan MTQ tingkat kabupaten tidak dilaksanakan dua tahun belakangan ini karena adanya pandemi Covid-19.

“Mudah-mudahan dengan dibukanya kegiatan hari ini menjadi stimulan untuk menggiatkan kembali syiar agama di Kabupaten Batanghari,” ujarnya.

Mantan Sekda Muaro Jambi ini menyakini dengan pengamalan yang kuat maka anak-anak atau generasi mendatang akan jauh dari bahayanya narkoba. Kemudian generasi ini akan berbuat baik kepada keluarga, masyarakat dilingkungannya.

“Ini juga bisa jadi panduan bagi setiap muslim di Batanghari bagaimana hidupnya jadi orang baik dan orang bermanfaat bagi orang lain,” ucapnya.

Ia yang juga Ketua DPW PPP Jambi ini menilai antusias masyarakat sangat luar biasa dengan keterbatasan dan modifikasi yang dibuat oleh panitia, masyarakat tetap antusias karena sebelumnya begitu banyak hiburan, tapi ini sudah mulai dikurangi.

“Kita ada 36 program kerja prioritas Fadhil-Bakhtiar yang kita janjikan disaat Pilkada lalu, satu diantaranya yaitu menugaskan guru ngaji disekolah-sekolah,”

“Nanti ada muatan lokal untuk SD dan SMP ada guru ngaji yang memberikan pembelajaran kepada anak-anak yang beragama islam. Mudah-mudahan nanti anak-anak kita sudah lancar baca tulis alquran,” jelasnya.

Dengan pengetahuan itu akan lebih mudah untuk pengamalannya dan juga dalam rangka pengembangan dan menambah jumlah tahfiz alquran.

“Kita membuat rumah tahfiz di Batanghari di delapan kecamatan. Ini suatu bentuk untuk membangun SDM di Kabupaten Batanghari karena kita yakini SDM yang kuat itu tidak hanya kuat secara fisik dan tidak hanya cerdas tapi perlu iman yang kuat. Ini harus utuh untuk penguatan SDM di Batanghari,” ucapnya.

Selain itu, untuk menghadapi kompetensi ditingkat provinsi orang nomor satu Batanghari ini menyebut akan menyiapkan anak-anak yang berbakaat dan wajib semuanya warga batanghari.

“Tidak boleh ada pemain cateran dan tidak ada naturalisasi di sini. Karena anak-anak yang punya bakat sebenarnya banyak di daerah kita tinggal lagi mengenali dan dibina serta mengikuti lomba dengan baik dan benar,” pungkasnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Konsumsi Nasi Kotak Saat Perpisahan SMAN di Batanghari, Siswa Temukan Ada Belatung

Baca juga: Dugaan Kasus Iuran BPJS Kesehatan, Tiga Pejabat Pemkab Batanghari Diperiksa

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved