Tips Kesehatan
Penyebab dan Cara Mengatasi Saraf Terjepit, Kenali Gejalanya Juga
Kenali penyebab dan cara mengatasi saraf terjepit. Melansir Mayo Clinic, saraf terjepit adalah kondisi yang terjadi saat terlalu banyak tekanan terhad
TRIBUNJAMBI.COM - Kenali penyebab dan cara mengatasi saraf terjepit.
Apa yang menyebabkan saraf terjepit
Melansir Mayo Clinic, saraf terjepit adalah kondisi yang terjadi saat terlalu banyak tekanan terhadap saraf oleh jaringan yang ada di sekitarnya. Misalnya tulang, tulang rawan, otot, ataupun tendon.
Selain itu, beberapa kondisi lain pun juga bisa menyebabkan tekanan berlebih pada saraf, seperti berikut:
1. Cedera
2. Rematik atau radang sendi
3. Stres
4. Kegiatan olahraga atau hobi tertentu
5. Kegemukan
Baca juga: 8 Penyakit dengan Gejala Awal Sering Kesemutan - Diabetes, Stroke, Saraf Terjepit
Baca juga: Gejala Saraf Kejepit - Kesemutan, Otot Lemah, Mati Rasa di Area Tubuh Tertentu
Ketika mengalami saraf terjepit, gejala yang biasanya muncul yakni kesemutan dan rasa nyeri yang dapat menyebar luas.
Otot di area yang terdampak pun juga akan mengalami kelemahan dan gejala ini akan bertambah parah saat sedang tidur.
Saraf kejepit merupakan gangguan kesehatan yang umum terjadi. Sekitar 85 dari 100.000 orang dewasa mengalaminya setiap tahun.
Saraf kejepit biasanya terjadi di leher dan pundak, punggung dan dada bagian atas, lengan, serta pergelangan tangan.
Melansir Cleveland Clinic, saraf kejepit bisa reda dengan sendirinya dalam kurun waktu empat hingga enam minggu.
Tapi, mungkin rasa nyerinya akan terasa tidak nyaman dan dapat menganggu aktivitas sehari-hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/pegawai-karyawan-pria-osteoporosis-pegal-duduk_20160718_102810.jpg)