Aksi Demo Mahasiswa

Ratusan Mahasiswa Kembali Demo di Kantor Gubernur Jambi Terkait Minyak Goreng dan PETI

Demo ratusan mahasiswa kembali dilaksanakan pada Kamis siang (24/3/2022). Demo ini merupakan aksi lanjutan yang sebelumnya dilakukan pada Selasa...

Tribunjambi/Monang
Demo ratusan mahasiswa kembali dilaksanakan pada Kamis siang (24/3/2022). Demo ini merupakan aksi lanjutan yang sebelumnya 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Demo ratusan mahasiswa kembali dilaksanakan pada Kamis siang (24/3/2022). Demo ini merupakan aksi lanjutan yang sebelumnya dilakukan pada Selasa (22/3/2022).

Demo yang dilakukan oleh Mahasiswa UIN STS Jambi ini masih dengan tuntutan yang sama, yakni meminta pemerintah untuk menstabilkan harga minyak goreng dan memberantas PETI di Jambi.

"Minyak di tempat kita ini melimpah, tapi minyak goreng mahal," ujar Rohman salah satu orator saat demo.

Tak hanya itu, dia juga meminta kepada pemerintah untuk serius dalam memberantas Peti di Jambi.

"Puluhan tahun sudah peti berlansung, tapi tanpa ada solusi. Korban jiwa terus terjadi," lanjut orasinya.

Kemudian juga mereka menuntut persoalan pembangunan dan pengentasan kemiskinan di daerah terisolir dan penolakan terhadap PETI.

Juga menuntut implementasi program Jambi Mantap 2021-2024 dan aktualisasi penanganan kesehatan dan kesejahteraan.

Demo ini pun sempat diwarnai aksi dorong-dorongan antara mahasiswa dan pihak kepolisian yang berjaga.

Saling dorong terjadi bermula saat peserta unjuk rasa hendak memasuki kantor Gubernur Jambi dengan cara menerobos dan mendorong petugas.

Aksi yang berlangsung sekitar 5 menit, petugas tak bisa menerobos.

Tak lama berselang Wakil Gubernur Jambi Abdulah Sani pun mendatangi para pendemo. Di depan para pendemo Sani menyatakan pihaknya perlu saran dari para mahasiswa dalam setiap kebijakan.

"Saya kira kami perlu saran dari teman-teman mahasiswa semua. Terutama ini baik untuk Jambi dalam rangka membangun Jambi menjadi lebih baik lagi," ungkap Sani.

Wakil Gubernur Jambi itu pun meminta para mahasiswa segera mempersiapkan bahan pembahasan soal demo hari ini.

Ia meminta perwakilan mahasiwa untuk bertemu dan berdiskusi dengan perwakilan Dinas ESDM Provinsi Jambi dan Disperindag Provinsi Jambi.

"Saya harap para mahasiswa dapat berdiskusi langsung dengan perwakilan dinas terkait. Harapannya mahasiswa dapat memberikan saran untuk kami, dan kami pun dapat menjelaskan semua," pungkasnya.

Baca juga: Harga Minyak Goreng Mahal, Ratusan Mahasiswa Jambi Demo Dewan Minta Pemprov Operasi Pasar

Baca juga: Geruduk Gedung DPRD Provinsi Jambi, Ratusan Mahasiswas Demo Minyak Goreng Mahal dan PETI

Baca juga: Gudang Minyak Goreng Wasilah 212 yang Disegel Polisi Diduga Masih Beroperasi

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved