Terduga Teroris Ditangkap

Dokter Tewas Ditembak Densus, Polisi Sebut Terduga Teroris Anggota Jamaah Islamiah

Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, kendaraan SU terhenti seusai menabrak kendaraan lain yang melintas.

Editor: Rahimin
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Ilustras- Dokter Tewas Ditembak Densus, Polisi Sebut Terduga Teroris Anggota Jamaah Islamiah 

TRIBUNJAMBI.COM - Satu terduga teroris tewas Densus 88 Antiteror Polri.

Densus 88 Antiteror membenarkan tersangka terduga teroris Jamaah Islamiah (JI) yang ditembak mati di Sukoharjo, Jawa Tengah.

Terduga teroris itu seorang dokter yang biasa aktif di lembaga kemanusiaan Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI).

Hal itu dikatakan Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar.

Kombes Pol Aswin Siregar mengiyakan, tersangka biasa dikenal sebagai Dokter.

Namun, Kombes Pol Aswin Siregar masih belum merinci identitas pelaku.

"Ya benar (dokter Sunardi). Penjelasannya nanti akan disampaikan oleh Div Humas ya," katnaya dikonfirmasi, Jumat (10/3/2022).

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyatakan. Sunardi merupakan anggota teroris Jamaah Islamiah (JI).

"Keterlibatan SU adalah selaku anggota organisasi teroris JI," katanya.

Brigjen Pol Ahmad Ramadhan bilang, SU pernah menjabat sebagai Deputi Dakwah di Jamaah Islamiah.

Selain itu, SU juga sebagai penasihat amir Jamaah Islamiah.

"Yang bersangkutan pernah menjabat sebagai amir khidmat. Jabatan adalah deputi dakwah dan informasi dan yang bersangkutan sebagai nasihat amir JI dan juga penanggung jawab Hilal Ahmar Society," kata Brigjen Pol Ahmad Ramadhan.

Tim Densus 88 Antiteror Polri menembak mati terduga teroris setelah pelaku menabrak petugas saat akan ditangkap.

Peristiwa penangkapan tersebut terjadi di jalan Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah pada Rabu 9 Maret 2023 sekitar pukul 21.15 WIB.

"Adapun saat penangkapan saudara SU dia melakukan perlawanan terhadap petugas secara agresif yaitu dengan menabrakkan mobilnya ke arah petugas yang sedang menghentikan tersangka," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers virtual, Kamis (10/3/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved