Sabtu, 30 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Dua Jenderal Rusia Ini Tewas Saat Invasi ke Ukraina, Moskow Masih Bungkam

Intelijen militer Ukraina mengeklaim pada Selasa (8/3/2022), bahwa pasukan Ukraina telah membunuh seorang jenderal Rusia di dekat Kota Kharkiv.

Tayang:
Editor: Teguh Suprayitno
Twitter/@@leargraham1
Andrei Sukhovetsky began his military service as a platoon commander. 

TRIBUNNEWS.COM, UKRAINA - Dua jenderal Rusia tewas terbunuh dalam pertempuran sengit di Ukraina.

Intelijen militer Ukraina pada Selasa (8/3/2022) mengklaim, bahwa pasukan Ukraina telah membunuh seorang jenderal Rusia di dekat Kota Kharkiv yang terkepung.

Jika klaim Ukraina itu benar, maka dia menjadi komandan senior kedua dari Rusia yang tewas dalam invasi tersebut.

“Mayor Jenderal Vitaly Gerasimov, Wakil Komandan Pertama tentara ke-41 Rusia, tewas pada Senin (7/3/2022),” ujar Kepala Direktorat Intelijen Kementerian Pertahanan Ukraina dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters.

Mayor Jenderal Vitaly Gerasimov diperkirakan menjadi jenderal kedua yang gugur dalam perang di Ukraina dalam sepekan terakhir.
Mayor Jenderal Vitaly Gerasimov diperkirakan menjadi jenderal kedua yang gugur dalam perang di Ukraina dalam sepekan terakhir. (Wikimedia Commons)

Sementara Kementerian pertahanan Rusia tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar terkait klaim Ukraina tersebut.

Reuters tidak dapat memverifikasi laporan tersebut.

Sejauh itu dua jenderal Rusia tewas dalam pertempuran kedua negara.

Kini invasi Rusia ke Ukraina sudah memasuki hari ke-13, Selasa (8/3/2022).

Sebelumnya, jenderal Rusia lainnya, Andrei Sukhovetsky yang juga merupakan seorang wakil Komandan Angkatan Darat Gabungan ke-41, juga dilaporkan tewas terbunuh pada akhir Februari lalu.

Diberitakan The Sun, Sukhovetsky tewas dalam pertempuran di Pangkalan Udara Hostomel, sekitar 30 mil dari Ibu Kota Kyiv.

Sumber militer mengatakan, jenderal Rusia tersebut tewas karena tertembak oleh sniper atau penembak jitu.

Ukraina juga mengklaim pasukannya telah membunuh lebih dari 11.000 tentara Rusia selama perang terjadi.

Sedangkan Rusia telah mengonfirmasi sekitar 500 kerugian.

Baca juga: Amerika Sebut Rusia Rekrut Tentara Bayaran dari Suriah untuk Gempur Ukraina

Tidak ada pihak di Rusia yang mengungkapkan jumlah korban Ukraina.

Pada Selasa (8/3/2022), Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengatakan perang itu "seperti mimpi buruk" bagi Rusia dan memuji upaya perlawanan Ukraina.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved