Berita Batanghari

Danau Letang Tawarkan Sensasi Komplet Wahana Air, Pesona Alam dan Kesejukan Danau Bagi Wisatawan

Berita Batanghari-Wisata Danau Letang buka setiap hari mulai pukul 8 pagi hingga 5 sore. Omset rata-rata setiap hari kerja..

Penulis: A Musawira | Editor: Nani Rachmaini
Istimewa
Danau Letang 

"Cuma bayar Rp 20 ribu, pengunjung bisa keliling danau dengan sepeda bebek-bebekan selama 30 menit sembari berswafoto sepuasnya," katanya.

Saung-saung bambu karya tangan terampil pemuda Perumnas beratap daun rumbai itu setia menunggu kedatangan pengunjung. 

Tak perlu takut hanyut sewaktu pengunjung beristirahat di tengah danau. Sebab ada jangkar besar tergantung di kedalaman danau.

"Kita juga bikin rakit bambu beratap daun rumbai. Semua bahan baku ini swadaya warga Perumnas," katanya.

Sewa saung dan rakit bambu untuk menikmati pemandangan keliling danau pengunjung cuma bayar Rp 10 ribu seorang selama 30 menit. Sedangkan sewa perahu tradisional cuma Rp 5 ribu selama setengah jam.

"Pengunjung akan diantar petugas kami pakai perahu menuju saung-saung atau rakit bambu. Kita siapkan baju pelampung yang wajib dipakai pengunjung demi keselamatan," ujarnya.

Danau Letang semula mau dijadikan pemuda Perumnas sentra kerambah apung. Namun dalam perjalanannya, kata Isnun, pemuda Perumnas sepakat pengelolaan kawasan danau sebagai destinasi wisata air. 

"Alhamdulillah dari wisata yang dikelola ini berdampak signifikan bagi kawan-kawan pemuda Perumnas, terutama dampak ekonomi," ujarnya.

Status lahan kawasan Danau Letang masih tercatat milik pemerintah daerah. Saat ini sedang dalam proses perizinan di Badan Keuangan Daerah Batanghari.

“Kita sedang proses izin di Bagian Aset. Kalau SK-nya sudah ada dari Disporapar. Tinggal lagi izin pengelolaan lahan dari Bidang Aset sedang dalam proses,” ujarnya.

Sejauh ini, Pokdarwis Danau Letang Indah sudah berjalan lima bulan dalam mengelola Danau Letang menjadi tempat wisata. Respon masyarakat sangat positif dan mendukung atas kegiatan ini.

Rencananya pengembangan ke depan akan menjadikan dataran tinggi danau lokasi camping ground serta wahana lainnya. 

“Kita sedang menjajaki untuk menuju ke pulau seberang dengan jembatan apung dan buat flying fox. Kita sedang menganalisa biaya dan tempat,” ujarnya.

Wisata Danau Letang buka setiap hari mulai pukul 8 pagi hingga 5 sore. Omset rata-rata setiap hari kerja, kata Isnun berkisar Rp 500 sampai Rp 700 ribu. Sedangkan hari libur omset bisa mencapai Rp 1 juta.

"Hari libur bisa mencapai 200 orang pengunjung bahkan bisa lebih, kalau hari biasa 50-100 orang pengunjung,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved