Tips Kesehatan
Gejala Pembekuan Darah, Nyeri Kaki Seperti Kram Betis
Pembekuan darah dapat terjadi di mana saja sepanjang 60 ribu mil pembuluh darah di tubuh Anda, tetapi kemungkinan besar terjadi di pembuluh darah.
TRIBUNJAMBI.COM - Penyumbatan darah dapat terjadi dalam tubuh kita.
Sayangnya banyak yang tidak menyadari adanya penyumbatan darah atau pembekuan darah tersebut.
Seperti yang kita tahu, pembuluh darah terdiri dari tiga jenis, yakni:
- Arteri, yang membawa darah dari jantung Anda.
- Vena, yang membawa darah kembali ke jantung Anda.
- Kapiler, yang menghubungkan arteri dan vena.
Pembekuan darah dapat terjadi di mana saja sepanjang 60 ribu mil pembuluh darah di tubuh Anda, tetapi kemungkinan besar terjadi di pembuluh darah (pembekuan darah vena).
Jenis pembekuan dara bisa terjadi dalam dua bentuk, yaitu trombosis vena bagian dalam atau emboli paru.
Baca juga: Penyebab Ginjal Bocor, Penyakit Darah Tinggi dan Penyakit Autoimun
Gejala pembekuan darah
Setiap jenis pembekuan darah memiliki gejala yang berbeda-beda. Berikut gejala tersebut:
1. Trombosis vena dalam (DVT)
DVT paling sering terbentuk di kaki Anda di pembuluh darah dalam tubuh Anda.
Trombosis adalah ketika gumpalan tetap menempel dan menghalangi aliran darah.
DVT dapat terjadi di kaki atau lengan dengan gejala umum seperti berikut:
- Pembengkakan
Pembengkakan akibat DVT bisa terjadi secara tiba-tiba dan tidak dalam waktu lama.
- Sakit kaki
Nyeri kaki, seperti kram betis, bisa menandakan adanya bekuan darah di kaki.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/sel-darah-merah.jpg)