Rencana Pembangunan Pabrik Semen Baturaja di Sarolangun Tak Jelas, Pemuda Limun Menolak

Rencana pembangunan pabrik semen Baturaja di kawasan Margo Bukit Bulan, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi semakin tidak jelas.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Rifani
Dua warga sedang melintasi persawahan dan perbukitan desa Mersip Margo Bukit Bulan kecamatan Limun kabupaten Sarolangun. Didesa tersebut pernah diwacanakan pembangunan pabrik Semen Baturaja. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Rencana pembangunan pabrik semen Baturaja di kawasan Margo Bukit Bulan, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi semakin tidak jelas.

Bupati Sarolangun Cek Endra mengatakan, sejak kondisi Covid-19 tiga tahun terkahir pihak semen Baturaja tidak memberikan kabar mengenai perkembangan investasi prabrik semen tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

"Terus terang tidak ada kontek sama kita, kita sudah mendesak. Saya pikir kondisi ekonomi kita lagi susah, mungkin modalnya meraka tidak punya," ungkap CE, Selasa (15/2/2022).

CE menuturkan bawah, izin pabrik semen tersebut, sampai saat ini masih atas nama Semen Baturaja.

Menurutnya, pasar semen Indonesia saat ini dalam kondisi yang tidak baik, dikarenakan over suplai.

"Mudah-mudahan izinya masih berlaku dan bisa dilanjutkan oleh semen Baturaja nantinya," tutur CE.

Sementara itu, Putra salah satu pemuda desa setempat saat ditemui Tribun Jambi yakni Putra meolak rencana pembangunan pabrik semen tersebut.

Baca juga: Dewan Sarolangun Pertanyakan Rencana Pembangunan Pabrik Semen Baturaja yang Tak Kunjung Terealisasi

"Kalau efeknya penduduk di sini mau kemana. Oke lah Meraka ganti rugi lahan dan rumah misalnya, nenek moyang kita tidak mudah membuat kampung-kampung dan desa di Bukit Bulan," ungkapnya beberapa waktu lalu saat dihubungi via telepon.

Ia mengaku, beberapa tahun belakangan tidak ada pihak perusahaan dan pemerintah melakukan komunikasi kepada pihak masyarakat.

"Saya secara pribadi menolak pabrik semen itu, banyak juga (masyarakat _red)," katanya.

Menurut putra, masyarakat tidak mendapatkan dampak yang cukup besar jika ada pabrik semen dibangun di kawasan mereka.

Sepengetahuan Putra, ada empat desa yang bakal terkena dampak dari pembangunan pabrik tersebut, yakni Desa Mersip, Napal Melintang, Meribung, Berkun. Di dalam kawasan Margo Bukit bulan terdapat enam desa.

Baca juga: Pemkab Sarolangun Tunggu Kejelasan Investor Soal Pembangunan Pabrik Semen Baturaja

(Tribun Jambi / Rifani Halim)

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved