Breaking News:

Berita Sarolangun

Dewan Sarolangun Pertanyakan Rencana Pembangunan Pabrik Semen Baturaja yang Tak Kunjung Terealisasi

Semen plat merah yang diwacanakan akan dibangun di Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun itu jadi pertanyaan DPRD Sarolangun kapan akan dibangun.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
tribunjambi/rifani
Hermi, selaku dewan DPRD Sarolangun dari dapil IV 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Makin hari dengung rencana pembangunan Semen Baturaja yang dicanangkan akan dibangun 2021 lambat laun mulai tidak terdengar.

Semen plat merah yang diwacanakan akan dibangun di Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun itu jadi pertanyaan DPRD Sarolangun kapan akan dibangun.

Hermi, selaku dewan dari dapil IV mengatakan, Semen Baturaja dinilainya sangat menarik untuk dikupas dan dibahas.

Pasalnya dirinya sebelum dirinya menjadi anggota dewan pada tahun 2014 itu sudah jadi pembahasan.

Namun hingga saat ini pembangunan semen Baturaja di Kecamatan Limun tak kunjung terdengar. Bahkan dia menilai mati suri.

"Kita harapkan ini terealisasikan, tapi ini makin lama malah makin hilang ceritanya," kata Hermi, saat ditemui di DPRD Sarolangun, Senin (21/6/2021).

Dirinya selaku dewan dari kecamatan Limun sangat kecewa dengan adanya investasi berupa insfratruktur jalan maupun jembatan yang menuju wilayah yang diwacanakan akan dibangun Semen Baturaja, dengan anggaran besar yakni sebesar Rp 62 miliar.

"Ada tiga jembatan yang dibangun dengan angka Rp 63 miliar. Untuk apa kita investasi kalau belum jelas, bagus lagi duit Rp 62 miliar itu untuk pembangunan jalan yang dilalui oleh masyarakat," katanya.

Diketahui jalan dan jembatan yang dibangun beberapa tahun lalu sebagai jalan ke pabrik Semen Baturaja tersebut saat ini tidak memiliki manfaat terhadap masyarakat. Terlebih saat ini jalan tersebut sepi karena bukan di daerah pemukiman.

"Sebaiknya dilarikan ke jalan kabupaten, Selembau dan Sepintun. Kenapa kita investasi pembangunan disana tapi masih tidak jelas. Kemarin ada lagi cerianya ada yang mau di bangun lagi disana, saya bilang kalau seadanya semen Baturaja tahun besok dibangun kita siap, tapi kalau tidak untuk apa nanti mubazir," jelasnya.

Dia menjelaskan, bahwa masyarakat Limun sangat berharap hal itu. Dirinya juga akan melakukan komunikasi lagi dengan Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk mempertanyakan kejelasan pembangunan Semen Baturaja.

Baca juga: Promo Superindo Weekdays 21-24 Juni 2021 Harga Spesial Hingga Diskon 40% Promo Menu Sarapan

Baca juga: Arif Lesmana Yoga Akan Gantikan Adithiya Diar Komisioner KPU Kota Jambi yang Mengundurkan Diri

Baca juga: Pria yang Meninggal di Teras Masjid Raya Tungkal Ternyata Sempat Minta Minum ke Pengurus Masjid

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved