Kasus Penggelapan Dana Proyek Rp1,2 Miliar di Jambi Segera Disidangkan, Korban Ditipu Mentah-mentah

Seorang pelaku penggelapan uang proyek senilai Rp1,2 miliar bernama Bambang akan segera menjalani tahap persidangan di Pengadilan Negeri Jambi. 

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Aryo
Seorang pelaku penggelapan uang proyek senilai Rp1,2 miliar bernama Bambang akan segera menjalani tahap persidangan di Pengadilan Negeri Jambi.  

TRIBUNJAMBI.COM, KOTA JAMBI- Seorang pelaku penggelapan uang proyek senilai Rp1,2 miliar bernama Bambang akan segera menjalani tahap persidangan di Pengadilan Negeri Jambi

Ini setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Jambi menyatakan berkas yang bersangkutan telah lengkap atau P21.

Kasi Intel Kejari Jambi Wesli Sirait mengatakan, untuk berkas pelimpahan yang bersangkutan telah diterima JPU Kejari Jambi dari Tim Penyidik Polresta Jambi pada beberapa hari lalu.

"Iya benar, tahap 2 sudah kemarin beberapa hari lalu. Saat ini masih disusun serta melengkapi administrasi untuk secepatnya dalam minggu depan akan disidangkan ke Pengadilan Negeri Jambi," katanya, pada Jumat (11/2/2022).

Untuk diketahui, kronologis perkara, pada bulan Februari tahun 2018 sampai dengan Januari 2019 lalu, tersangka Bambang menawarkan kepada korban untuk ikut menanamkan modal dalam proyek pengadaan dan pemasangan lampu PJU di Kabupaten Bungo.

Dimana dananya berasal dari APBD dan dikerjakan oleh Dinas Perkim Bungo. Tersangka pada waktu itu menjanjikan keuntungan yang besar untuk korban. Setelah itu korban tertarik dan mau memberi modal kepada tersangka, hingga uang yg telah ditansfer kepada tersangka ke beberapa rekening total Rp 1,2 miliar.

Baca juga: Kajari Tebo Bakal Tindak Tegas Jika Ada Oknum Kejari Yang Bermain Proyek

Baca juga: Anggaran Belasan Miliar Sudah Disiapkan Untuk Bangun Dua Mega Proyek di Merangin

Selain itu, tersangka juga menawarkan proyek lain yaitu pembangunan rumah khusus dan proyek tebas bayang batas Bungo - Sumbar dimana tersangka mengakunya punya akses untuk mengambil proyek tersebut, namun ternyata proyek yang dijanjikan tersangka adalah fiktif belaka. Kemudian setelah kejadian itu, pelaku juga sempat melarikan diri hampir 2 tahun lamanya.

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved