Pelaku UMKM Rumah BUMN Dukung Program Pelatihan Penggunaan Teknologi Digital
Pemerintah Kota Jambi mengundang pimpinan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk memberi pengetahuan tentang pembayaran digital.
Penulis: Rahimin | Editor: Rahimin
TRIBUNJAMBI.COM - Wali Kota Jambi H Syarif baru-baru ini membuka pelatihan digital bagi 100 pelaku UMKM.
Pelatihan untuk 100 pelaku UMKM ini, bagian dari 10.000 orang yang akan dicetak oleh Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Kominfo.
Pelatihan diikuti Asosiasi Makanan dan Minuman (Asmami) Kota Jambi, dan Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia (APPMI).
Pemerintah Kota Jambi mengundang pimpinan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk memberi pengetahuan tentang pembayaran digital.
Syarif Fasha mengatakan, hal tersebut dalam pelatihan digital enterpreneur academy (DEA) Pengelolaan Keuangan Digital (Fintech).
"Kita menghadirkan pimpinan BRI yang sudah berpengalaman tentang pembayaran di bidang digital," katanya.
Syarif Fasha berharap bakal lahir start up baik lokal maupun nasional yang berasal dari Jambi.
Syarif Fasha berterima kasih kepada Kominfo, BRI, Unja, Politeknik, dan lain-lain karena telah mengumpulkan mahasiswa untuk mengikuti kegiatan tersebut.
"Mudah-mudahan kegiatan ini diminati oleh anak-anak muda. Karena di masa pandemi, Indonesia berguncang bahwa UMKM lah yang menopang ekonomi Indonesia," ujarnya.
Menurutnya, hampir semua pelaku usaha saat in menggunakan teknologi digital.
Penggunaan teknologi digital pada pelaku usaha merupakan keharusan saat pandemi Covid-19 melanda.
Kecuali para pedagang kaki lima (PKL) yang kecil perkiraannya menggunakan pemasaran digital.
Pelatihan ini mendapat respon positif dari pelaku UMKM binaan Rumah BUMN di Jambi.
Seperti dikatakan owner Rumah Madu Hutan Jambi Candralela.
Pelaku UMKM ini bilang, saat pandemi Covid-19 ini pihaknya juga sudah menggunakan teknologi digital.
Candralela sangat mendukung sekali penggunaan teknologi digital untuk pelaku UMKM.
Penjualan lewat digital sudah dilakukan. Seperti melalui website, e-Commerce, atau aplikasi pesan antar.
"Cukup banyak juga penjualan atau transaksi jual beli lewat website. Atau juga melalui aplikasi pesan antar. Pembayaran juga dilakukan lewat digital," ujar pelaku UMKM yang juga bernaung di Rumah BUMN ini, Senin (7/2/2022).
Baca juga: BLT UMKM Sangat Besar Manfaatnya Dirasakan Bagi Yuli, Uangnya Digunakan Untuk Ini
Baca juga: Cara Tetap Bertahan Selama Pandemi, Begini Trik yang Dilakukan UMKM di Marene Ini