Senin, 13 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Tiga Tanaman Bonsai Langka Dipamerankan di Muaro Jambi

Beragam jenis pohon bonsai dipajang di pameran Nasional bonsai yang diadakan oleh Perkumpulan Pecinta Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Muaro Jambi (CMJ)

Penulis: Fitri Amalia | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Fitri
Beragam jenis pohon bonsai dipajang di pameran Nasional bonsai yang diadakan oleh Perkumpulan Pecinta Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Muaro Jambi (CMJ).  

TRIBUNJAMBI.COM - Beragam jenis pohon bonsai dipajang di pameran Nasional bonsai yang diadakan oleh Perkumpulan Pecinta Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Muaro Jambi (CMJ). 

Mulai dari jenis pohon bonsai anting putri, pohon serut, mustam, gulu gemantung, cendrawasih booksus, pohon beringin, seribu bintang, cemara lilin dan masih banyak lagi. 

Termasuk tiga tanaman langka milik Indra, Pecinta Bonsai. Indra memiliki tiga tanaman langka yang dia sulap menjadi bonsai

Tanaman langka tersebut yakni Tanaman Natal Plum dari Afrika, Tanaman Legystrum dari Belanda dan Tanaman Lo Hamsung Blue Eyes dari China. Ketiga tanaman tersebut dapat tumbuh di iklim Indonesia. 

"Tanaman Ini saya dapatkan dari teman dan teman ini dapat dari tanaman perumahan yang pemiliknya sendiri tidak tahu ini Tanaman apa, saya awalnya juga belum tahu ini Tanaman apa dan setelah saya cari tahu ternyata tanaman ini dari Afrika, yang punya pertama dapat dikirim dari luar negeri," ujar Indra, Jumat (4/2/2022).

Baca juga: Pertama Kalinya di Jambi Bonsai Grade Utama Tampil

Indra mengatakan Tanaman Natal Plum dari Afrika ini termasuk jenis pohon beringin yang berbuah seperti cerry dan berbunga harum. Biasanya bunga dari pohon ini dijadikan campuran minyak yasmin di negeri Arab. 

Dan ternyata bisa dijadikan bonsai, bisa dijadikan bonsai karena tanaman ini memiliki karakter batang yang keras, punya daun tebal, rapat, dan tersusun seperti piring yang ditumpuk itu nilai lebih Natal Plum bisa dijadikan bonsai," jelasnya. 

Lain lagi dengan cerita tanaman Legystrum dari Belanda. Dia mendapatkan tanaman ini dengan cara membeli bibitnya dan merawatnya dari kecil hingga jadi bonsai

"Ini saya budidayakan,saya besarkan dan ini lah jadinya sekarang, butuh waktu 6 tahun pembesaran dan 3 tahun membentuknya menjadi bonsai," sebutnya. 

Menurutnya kedua jenis tanaman tersebut yang paling langka, tetapi kalau untuk jenis tanaman Lo Hamsung sudah banyak di daerah Bandung dan Jakarta karena sudah banyak yang mengimpor. 

"Lo Hamsung ini berbunga harum seperti bunga tanjung, mirip bunga kemuning," kata Indra.

Baca juga: Tanaman Hias Termahal di Dunia, Bonsai Pinus Tua Mencapai Harga Miliaran

Indra mengatakan budidaya ketiga tanaman langka ini mudah di daerah Jambi. Karena iklim daerah Jambi cocok dengan ketiga tanaman ini. 

Indra belum bisa mengikuti ketiga tanaman langka ini dalam kontes bonsai karena ketiga tanaman ini masih dibudidayakan. 

"Ini mau saya perbanyak dulu jadi enak nanti bagi pecinta bonsai yang tertarik kita ada bibitnya," sebutnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved