Tips Kesehatan
Bukan Bertambah Sehat, Menyikat Gigi Terlalu Sering Rupanya Berbahaya
Menyikat gigi terlalu sering, bisa mengikis email pada gigi. Email adalah lapisan tipis yang menutupi dan melindungi gigi kita.
TRIBUNJAMBI.COM - Menyikat gigi merupakan hal yang tidak boleh dilewatkan tiap harinya.
Hal ini bisa membuat gigi tetap sehat dan bersih.
Namun berapa kali kah sikat gigi yang dianjurkan tiap harinya?
Apakah makin sering makin baik?
Rupanya, dalam hal menyikat gigi cukup dilakukan dua kali yaitu saat pagi dan sebelum tidur.
Menyikat gigi bisa terhindar dari penyakit mulut, gigi dan gusi.
Baca juga: Manfaat Propolis untuk Kesehatan, Mencegah Gigi Berlubang dan Penyembuhan Luka Bakar
Salah satu dampak bila menyikat gigi terlalu sering adalah membuat gigi menjadi sensirtif.
Email gigi yang terkikis bisa meningkatkan sensitivitas gigi.
Sehingga, saat kita makan atau minum yang terlalu panas, dingin, asam, dan manis rasanya gigi sangat sakit.
Untuk mengatasi masalah ini, cobalah mengganti pasta gigi, menyikat gigi lebih lembut, dan setiap 2 kali sehari saja.
Selan membuat gigi menjadi sensitif, berikut ini bahaya menyikat gigi terlalu sering dilansir dari Bright Side.
1. Muncul noda membandel pada gigi
Menyikat gigi terlalu sering, bisa mengikis email pada gigi.
Email adalah lapisan tipis yang menutupi dan melindungi gigi kita.
Apabila email menipis, lapisan kedua gigi yang disebut dentin mulai terlihat di sebagian atau seluruh gigi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/08062018_gosok-gigi_20180608_095941.jpg)