Kasus PT KBPC Bungo: Anto Dituntut 2 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Bilang Begini

Sidang kasus dugaan pengerusakan mobil PT KBPC kembali bergulir di Pengadilan Negeri Bungo, Rabu (26/1/2022).

Penulis: Muzakkir | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Muzakkir
Sidang kasus dugaan pengerusakan mobil PT KBPC kembali bergulir di Pengadilan Negeri Bungo, Rabu (26/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO -- Sidang kasus dugaan pengerusakan mobil PT KBPC kembali bergulir di Pengadilan Negeri Bungo, Rabu (26/1/2022).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Mardedi Susantono (Anto) yang jadi terdakwa, dua tahun penjara.

Alasan mereka menjatuhkan hukuman kurungan penjara dua tahun dan denda Rp 5 ribu tersebut dikarenakan terdakwa secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana, yaitu pengrusakan kendaraan truk milik PT. KBPC di Dusun Tanjung Agung, Kecamatan Muko-muko Bathin VII, Kabupaten Bungo pada April 2021 yang lalu.

Terkait dengan tuntutan itu, Bachtiar Marasabessy, SH. MH kuasa hukum Mardedi Susanto merasa keberatan atas tuntutan yang diberikan kepada kliennya. 

Untuk itu, dirinya akan melakukan pledoi (pembelaan) terhadap tuntutan yang diberikan, karena tuntutan itu tidak sesuai.

Dirinya meyakini jika keadilan masih ada, dan JPU tidak layak menuntut kliennya dengan dua tahun penjara. 

Kata Dia, seharusnya JPU bijak dalam mengambil suatu keputusan. Ada hal-hal yang memberatkan terdakwa dan ada hal yang meringankan terdakwa. 

Katanya, jika mengacu kepada kitab undang-undang hukum acara pidana, di sini teori-teori yang sudah dibangun tidak layak yang bersangkutan dituntut dengan dua tahun.

Dalam sidang yang digelar, banyak hal yang tidak sesuai dengan fakta. Seperti adanya barang bukti yang menjadi pemberatan terhadap terdakwa.

"Kami merasa bahwa, apa yang dituntut oleh JPU ada yang tersembunyi," ujar Bachtiar, Rabu (26/1).

Katanya, tidak semua barang bukti yang dihadirkan dalam persidangan, yang telah diatur oleh undang-undang untuk menggali fakta persidangan.

"Dalam waktu dekat kami akan melakukan pledoi atau pembelaan terhadap klien kami. Karena setiap JPU atau hakim yang melakukan persidangan, harus menggali fakta dalam persidangan," imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bungo M. Ihsan menyebutkan, untuk saat ini terdakwa dituntut hukuman penjara selama 2 tahun, karena telah melakukan beberapa perbuatan yang memberatkan terdakwa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved