Berita Jambi
Kisah Guru-Guru Tangguh di Tengah Pandemi
Berita Jambi-Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi harus dimanfaatkan oleh guru saat ini. Guru dituntut
Penulis: Fitri Amalia | Editor: Nani Rachmaini
Buku bacaan digital yang ia buat, juga bias menjadi bahan pembelajaran di kelas.
Erni menceritakan pengalaman mengajar dan memanfaatkan kepada peserta didik.
“Seperti biasa kegiatan di awal dilakukan dengan mengabsen kehadiran siswa, setelah hampir 80 persen siswa telah hadir, karena kan masih terbatas ya pembelajarannya, guru kemudian memberi salam, menanyakan kabar siswa, memberi motivasi sebagai penyemangat memulai kegiatan dan berdoa agar kegiatan hari ini memberi manfaat dan pemahaman kepada mereka,” ujar Erni mengawali pembelajaran.
Untuk membuka kembali wawasan anak-anak, Erni Yanti menampilkan hasil belajar minggu lalu sambil menggali kembali pengalaman mereka.
Selanjutnya Erni menampilkan buku cerita yang dibuat olehnya kepada anak-anak.
“Mereka sangat antusias mendengarkannya,” katanya.
Apa yang dilakukan Erni adalah untuk memancing siswa menyampaikan pendapat dari buku digital yang dibaca siswa.
“Ternyata mereka bisa lho,” ujarnya.
Nah, tindak lanjut dari buku cerita tersebut, saya meminta para siswa untuk kegiatan proyek minggu ini adalah membuat buku cerita. Kegiatan pertama adalah dengan membuat karangan dengan tema “Kegiatan Selama Belajar dari Rumah”.
Lalu pada akhir subtema dibuatlah tugas proyek siswa yaitu membuat buku cerita. Buku cerita ini terkait dengan kegiatan selama BDR. Pembuatan buku cerita sebagai penerapan dari materi “ide pokok dan kalimat pengembang”.
Untuk membangun pemikiran siswa guru memberikan contoh ide pokok yang terkait dengan tema seperti; virus corona, bagaimana virus corona menyebar, akibat dari virus corona, cara mencegah dan menghindarinya, sekolah diliburkan, tugas dari guru, smartphone baru, dan guru meminta siswa untuk buat sendiri disesuaikan dengan keadaan siswa.
*Tantangan-tantangan*
Selain harus konsisten, membuat bahan bacaan untuk anak juga memikikirkan tema, judul dan jalan cerita.
“Apalagi kalau disambi pekerjaan lain,” ujar Titien Suprihatien, guru SMPN 11 Batang Hari, yang juga memproduksi flipchart dan scrapbook.
“Terkadang ya tidak diunggah ke internet, hanya dipajang di kelas karya, jadi siapapun bisa baca karyanya,” kata Titien yang juga Fasilitator Tanoto Foundation.