Gegara Insentif Kecil, Posisi Dokter Spesilis di RSUD Tebo Kurang Peminat
Rumah Sakit Umum Sultan Thaha Saifuddin Tebo masih kekurangan dokter spesilis bedah tipe C.
Penulis: Sopianto | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM,MUARA TEBO- Di Rumah Sakit Umum Sultan Thaha Saifuddin Tebo masih kekurangan dokter spesilis bedah tipe C.
Pihak RS STS Tebo sudah berupaya minta ke Pusat untuk mendatangkan dokter spesialis bedah ke Kabupaten Tebo.
Sudah dua tahun mengajukan ke Kementrian namun sampai saat ini belum ada yang benar-benar mau datang ke Kabupaten Tebo.
Hal itu disampaikan Direktur RS STS Tebo Oktavieni, Minggu (16/1/2022).
Oktavieni menjelaskan, kebanyakan dokter spesialis bedah tidak mau datang ke Tebo dikarenakan insentif di Tebo telalu kecil.
"Menurut mereka di Kabupaten Tebo insetif di RS STS Tebo masih kecil," jelas Oktavieni
Selain itu ia menjelaskan selain dokter bedah, RS STS Tebo masih kekurangan tenaga perawat.
"Kita kebanyakan bidan di sini ya, Komposisi bidan di RS STS Tebo cukup banyak, perawat masih kurang, apoteker juga kurang," ujarnya.
Saat Tribunjambi.com konfirmasi ke Wakil Ketua DPRD Syamsu Rizal mengatkan Insentif dokter spesialis di Kabupaten Tebo sekitar Rp7,5-12 Juta.
Ia juga mengatkan selain dari insentif, dokter spesialis juga diberi fasilitas, seperti rumah dinas dan kendaraan oprasional, dan diatas 5 tahun sudah harus diperbaharui.
"Cuma dokter spesialis kalau pindah ke Tebo nyambil buka praktek kan tidak sebanding dengan daerah perkotaan lainnya" ujarnya melalui via WhatsApp.
Menurutnya itu juga salah satu faktor minimnya minat dokter spesialis untuk pindah ke Tebo.
Lanjut kata Syamsu Rizal karena sumber penghasilan dokter spesialis yang diharapkan dari besaran dana insentif tersebut.
Kemudian Syamsu Rizal mengatakan untuk mengimbangi hal tersebut salah satu opsi Pemda memang harus memberikan insentif yang lebih besar agar peminatnya banyak.
"Kami DPRD Tebo mendukung agar Insentif dokter spesialis di tingkatkan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan di RSUD Tebo," pungkasnya.(Tribunjambi.com/Sopianto)