Breaking News:

PT Antam Jambi Dipanggil Polda Jambi, Diduga Beli Emas Hasil Perdagangan PETI

Pengungkapan kasus 3 kg emas batangan hasil penambang emas ilegal (PETI) oleh Ditreskrimsus Polda Jambi menguak fakta baru.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Aryo Tondang
PT Antam Jambi Dipanggil Polda Jambi, Diduga Beli Emas Hasil Perdagangan PETI 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pengungkapan kasus 3 kg emas batangan hasil penambang emas ilegal (PETI) oleh Ditreskrimsus Polda Jambi menguak fakta baru.

Setelah mengamankan 6 pelaku dalam jaringan Peti antar provinsi ini, kali Penyidik Ditreskrimsus Polda Jambi, turut memanggil pihak perusahaan PT Aneka Tambang (Antam) Jambi.

Direktur Kriminal Khusus Polda Jambi, Kombes Pol Sigit Dany Setiyono mengatakan, pemanggilan satu di antara staf PT Antam tersebut, sebagai tindak lanjut pengembangan kasus 3 Kg emas batangan, yang diamankan dari 6 tersangka beberapa waktu lalu di Sarolangun, Jambi.

Mereka dipanggil penyidik, sebagai upaya verifikasi dugaan aliran perdagangan emas hasil Peti dari 6 tersangka yang saat ini mendekam di Mapolda Jambi.

"Ini merupakan tahap verifikasi, karena dari keterangan penyidik bahwa adanya dugaan aliran perdagangan emas dri tersangka ke PT Antam," kata Sigit, Kamis (13/1/2022).

Sigit tidak menyebut secara rinci, dugaan aliran perdagangan emas hasil Peti di Jambi ke PT Antam. Namun, Sigit memastikan, pihaknya akan mendalami kasus tersebut, mulai dari mekanisme ataupun prosedur pembelian dan pemurnian yang dilakukan oleh PT Antam.

"Saat ini untuk perusahaan PT Antam itu sangat kooperatif, dan selanjutnya kita juga akan melakukan kerjasama ke pihak tersebut serta kami akan koordinasi lebih lanjut untuk keterangan lain nya," tutup Sigit.

Namun, Tribun masih berupaya mengonfirmasi ke pada PT Antam terkait pemanggilan tersebut.

Satu di antara staf yang diperiksa di Mapolda Jambi, enggan berkomentar usai keluar dari ruang penyidik Ditreskrimsus Polda Jambi.

Staf PT Antam tersebut mengarahkan awak media untuk mengonfirmasi langsung ke Corporate Secretary perusahaannya.

"Nanti langsung tanyakan ke Corporate Secretary, mereka nanti yang kasi keterangan," singkat staf tersebut, sembari meninggalkan awal media.

Diketahui, Ditreskrimsus Polda Jambi berhasil mengungkap sindikat perdagangan emas hasil Peti dari Sarolangun, enam tersangka yakni, IW (43) MM, DP (38), HG (40), IM (51) dan AS (72) kini telah diamankan di Mapolda Jambi.

Mereka merupakan sindikat perdagangan emas hasil Peti antar provinsi, yakni Jambi dan Bengkulu.

Tidak tanggung-tanggung, hasil perdagangan emas hasil Peti tersebut perbulannya bisa mencapai Rp 25 miliar hingga Rp 30 miliar.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved