Breaking News:

Berita Sarolangun

Kasus Kakek Hasan Basri Perihal 20 Bibit Pinang Berlanjut, Jaksa Kejari Sarolangun Terima Berkas

Kejari Sarolangun sudah terima berkas perkara kakek Hasan Basri (82) warga desa pulau pandan kecamatan limun soal 20 bibir pinang

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Rifani
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sarolangun, Dodi Jauhari 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kasus kakek Hasan Basri (82) warga desa pulau pandan kecamatan limun, terus bergulir hingga Kejari Sarolangun perihal ketidak sengajaannya dalam menyemprot 20 bibit pinang.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sarolangun, Dodi Jauhari membenarkan
bahwa kepolisian telah melimpahkan kasus kepada Kejaksaan Negeri Sarolangun.

Diketahui pelapor kasus tersebut ialah seorang ASN yang bernama Safa'at yang merupakan warga desa Pulau Pandan kecamatan Limun.

"Benar sudah dikirimkan berkas oleh penyidik untuk perkara yang masih dugaan atas nama bapak Hasan Basri baru masuk hari Jumat kemarin, kita masih menindak lanjutin untuk memberikan petunjuk yang lebih lanjut," ungkap Dodi, Kamis (13/1/2022).

Dodi mengatakan, jika melihat dalam kasus yang ditanganinya maka kakek Hasan Basri bisa dikenakan pasal 406 tentang pengerusakan dan untuk penelitian serta kelengkapan berkas, pihak Kejari memiliki waktu 14 hari.

"Kalau di SOP kami, ada 14 hari sampai kita memberikan batas waktu dan petunjuk terhadap penyidik melengkapin, baru Nanti penyidik bisa memenuhi atau tidak petunjuk dari kita baru kita menentukan sikap kemana kita nanti karena melihat rasa keadilan yang lebih penting," ungkapnya.

Baca juga: Kejari Sarolangun Lelang Barang Rampasan, Masih Ada yang Belum Laku Saat Pembukaan

Baca juga: Selain Identifikasi Mafia Pupuk dan Tanah, Kejari Sarolangun Ditugasi Beri Penerangan Hukum ke SAD

Baca juga: Kejari Sarolangun Limpahkan Berkas Perkara Emas Ilegal ke Pengadilan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved