Breaking News:

Berita Tanjabtim

Enam Desa dan Satu Kelurahan di Tanjabtim Kembali Mendapat Program PTSL

Pada tahun 2022 ini BPN mencatat ada sebanyak enam desa dan satu kelurahan yang menjadi wilayah target program PTSL di Tanjabtim...

Tribunjambi/Abdullah Usman
Kepala Kantor BPN Tanjabtim, Anggasana Siboro 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Pada tahun 2022 ini Badan Pertanahan Nasional (BPN) mencatat ada sebanyak enam desa dan satu kelurahan yang menjadi wilayah target program PTSL di Tanjabtim.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tanjabtim, Anggasana Siboro melalui Kasi Survei dan Pemetaan, Akhmad Nizarudin mengatakan, bahwa Kabupaten Tanjabtim tahun ini memiliki target 7.000 bidang tanah untuk pemetaan dan pengukuran, plotting bidang tanah yang sudah sertifikat sebanyak 6.000 bidang tanah dan penerbitan sertifikat sebanyak 7.000 bidang tanah.

"Targetnya sebanyak 7.000 bidang tanah tahun 2022 ini, untuk Enam Desa dan Satu kelurahan tadi," ujarnya, Kamis (13/1/2022).

Dia menjelaskan, bahwa Enan Desa dan Satu kelurahan itu mayoritas yang berada di wilayah Kecamatan Nipah Panjang, sisa dari program PTSL tahun 2021 lalu yang belum tercover.

Seperti Desa Pemusiran, Sungai Tering, Teluk Kijing dan Kelurahan Nipah Panjang II.

"Kemudian ditambah Dua desa di luar Kecamatan Nipah Panjang, yakni Desa Mendahara Tengah, Kecamatan Mendahara dan Desa Teluk Majelis, Kecamatan Kuala Jambi," jelasnya.

Selanjutnya Ia menerangkan, bahwa untuk pelaksanaan program PTSL tahun ini sedikit berbeda jika dibandingkan dengan tahun 2021 lalu.

Pasalnya, tahun lalu untuk pengukurannya melibatkan pihak ketiga, sedangkan tahun ini semuanya dikerjakan oleh BPN Kabupaten Tanjabtim.

"Kalau dulu memakai full data yang dibantu oleh desa dalam hal pengumpulan data, jadi untuk tahun ini dikerjakan semuanya oleh BPN," terangnya.

Sebelumnya, target pemetaan dan pengukuran bidang tanah pada tahun 2021 sebanyak 22.000. Dimana 2.000 bidang tanah dikerjakan oleh BPN Kabupaten Tanjabtim di Desa Kota Harapan, Kecamatan Muara Sabak Timur dan Desa Sungai Beras, Kecamatan Mendahara Ulu.

"Sedangkan 20.000 bidang tanah lagi dikerjakan oleh pihak ketiga di 9 desa dalam Kecamatan Sadu dan 4 desa di Kecamatan Nipah Panjang," terangnya.

Baca juga: Curah Hujan di Tanjabtim Tinggi, Pasien di Puskesmas Mendahara Meningkat

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Tanjabtim Cadangkan Rp 4 Miliar untuk Anggaran Covid-19 Tahun 2022

Baca juga: Jalan Penghubung Sabak Barat ke Sabak Timur Masih Menumpang, Ini Tanggapan Pemerintah Tanjabtim

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved