Breaking News:

Berita Tanjabbar

Meski Sudah Pasarkan 600 Ton Beras Petani Lokal Tanjabbar, Dinas Sebut Belum Capai Target

Berita Tanjabbar-Sepanjang tahun 2021 beras hasil petani lokal di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) telah disalurkan

Penulis: Danang Noprianto | Editor: Nani Rachmaini
DANANG/TRIBUNJAMBI.COM
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tanjabbar, Isumar 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Sepanjang tahun 2021 beras hasil petani lokal di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) telah disalurkan sebanyak 600 ton dari dua program.

Penyaluran ASN sebanyak 190 Ton dan E-Warung 400 Ton.

Namun dikatakan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tanjabbar, Isumar mengatakan sebenarnya penyaluran ini masih di bawah target, karena target penyaluran beras untuk e-warung itu sebanyak 500 ton.

"Kendalanya di bulan Desember kemarin gabah petani tidak bisa dijemur karena musim hujan dan tidak bisa digiling, karena kelemahannya lantai jemur yang menggunakan platik UV sangat terbatas mungkin hanya ada 2 atau 3 unit di Tanjabbar," ujarnya, Selasa (11/1/2022).

Selain itu dikatakan Isumar bed dryer atau pengering padi di Kecamatan Pengabuan dan Senyerang tidak ada, kedepannya itu yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan kualitas gabah dan beras petani di Tanjabbar.

"Untuk tahun 2022 ini kita ada 4 unit RMU bed dryer, kemudian lantai jemur 4 unit, nilainya sejumlah 1 miliar, tapi rencananya total 4 miliar nanti secara bertahap," pungkasnya. (*)

Baca juga: Petani Padi di Tanjabbar Selama 2021 Salurkan 600 Ton untuk ASN dan e-Warung Program PKH

Baca juga: Setahun Panen Tiga Kali, Desa Pudak Bisa Jadi Contoh Petani Padi di Muarojambi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved