Setahun Panen Tiga Kali, Desa Pudak Bisa Jadi Contoh Petani Padi di Muarojambi

Kelompok tani di Kabupaten Muarojambi paling banyak terdapat di daerah Kecamatan Kumpeh Ulu dan Kumpeh Ilir yang mencapai 100 kelompok.

Tribunjambi/Hasbi
Bupati Masnah panen padi di Muarojambi. 

TRIBUNJAMBI.COM,SENGETI- Kelompok tani di Kabupaten Muarojambi paling banyak terdapat di daerah Kecamatan Kumpeh Ulu dan Kumpeh Ilir yang mencapai 100 kelompok. Hal ini tidak menutup kemungkinan di daerah tersebut juga memiliki hasil produksi padi paling besar.

"Dari 100 kelompok tani yang ada di dua kecamatan tersebut belum tentu produksinya juga yang paling besar, kita lihat dari cara penanganan tanaman padinya, padi yang sudah ditanam itu perlu perawatan, kalau sudah ditanam dibiarkan begitu saja bagaimana mau produksi yang lebih bagus," jelas kepala dinas ketahanan pangan dan holtikultura Kabupaten Muarojambi M. Havis, Rabu (17/6/2020).

Petani di Muarojambi Kekurangan Ratusan Ton Benih Padi, Begini Siasat Pihak Dinas

Proyek Tol Trans Sumatera Jambi-Rengat Lanjut, Dirjen Binamarga Serahkan Dokumen Ini

Awal Korupsi Pembangunan Auditorium UIN STS Jambi Terbongkar di Persidangan

Ia juga mengatakan untuk hasil petani padi yang bagus bisa dilihat dari jenis benih dan penangannya, "Seharusnya ketika sudah musim tanam petani harus perhatikan juga perawatannya, lalu beri pupuknya yang cukup," katanya.

Havis juga menyampaikan produksi padi di Kabupaten Muarojambi yang paling banyak terdapat di Desa Pudak yang mencapai 6,4 ton per hektare.

"Desa pudak itu bisa mencapai tiga kali musim tanam dalam waktu setahun, karena di daerahnya memiliki irigasi yang bagus, dan Desa Pudak juga bisa dijadikan desa contohan untuk petani padi lainnya," ungkapnya.(tribunjambi.com/ Hasbi Sabarin)

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved