Breaking News:

Berita Sarolangun

Tak Ada Armada Pengangkut, Sampah di Pauh dan Mandiangin Tak Terkelola

Di Kecamatan Mandiangin dan Pauh Sarolangun tak memiliki armada pengangkut sampah sehingga membuat sampah menumpuk.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/r
Di Kecamatan Mandiangin dan Pauh Sarolangun tak memiliki armada pengangkut sampah sehingga membuat sampah menumpuk. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Angkutan sampah di Kecamatan Mandiangin dan Pauh masih asing terlihat.

Dua wilayah tersebut ternyata tidak memiliki truk angkutan sampah hingga membuat sampah tidak tertata.

Kedua Camat tersebut saat dikonfirmasi Tribun Jambi mengakui tidak memiliki akomodasi dan personil pengangkutan sampah masyarakat.

Camat Mandiangin Haris Faiddillah mengatakan, ada beberapa lokasi sampah yang berserakan di wilayahnya yang sudah sering dilaporkan oleh masyarakat kepadanya.

Seperti di pasar Mandiangin, jembatan Mandiangin yang tak jauh Tempat pemakaman umum, lalu di pemukiman warga.

"Kita susah juga mau menyalahkan masyarakat karena tidak ada akomodasi dan personil pengangkut sampah," katanya, Senin (10/1/2022).

Lanjutnya, kecamatan Mandiangin sudah lama memiliki tempat pembuangan akhir TPA dengan luas 2 hektar, karena keterbatasan angkutan pihaknya tidak dapat berbuat banyak.

Dia mengaku telah melaporkan perihal sampah tersebut kepada dinas lingkungan hidup dan bupati Sarolangun.

"Saya minta bantuan ke dinas terkait untuk bantuan aramada angkutan sampah di kecamatan Mandiangin," ujarnya.

Dia menambahkan telah melakukan rapat kepada pemerintah desa, pihak desa siap membantu penanganan sampah di 18 desa di kecamatan Mandiangin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved