Breaking News:

Kemacetan di Tanjabtim

Semrawut, Antrean Kendaraan Perparah Kemacetan di Desa Siau Tanjabtim

Berita Tanjabtim-Kemacetan di Desa Siau Dalam akibat jalan rusak semakin kacau, badan jalan dipenuhi antrean kendaraan yng enggan mengantre

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Nani Rachmaini
ABDULLAH USMAN/TRIBUNJAMBI.COM
Antrian Kendaraan Semrawut Memperparah Kemacetan Di Desa Siau Tanjabtim, 10 Januari 2022 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Kemacetan di Desa Siau Dalam akibat jalan rusak semakin kacau, badan jalan dipenuhi antrean kendaraan yng enggan mengantre, Senin (10/1/22).

Sejak malam tadi antrean kendaraan di Desa Siau Kecamatan Sabak Timur masih berlanjut hingga pukul 14.30 wib, kondisi tersebut semakin diperparah dengan banyaknya pengguna jalan yang enggan antre.

Dikatakan Ambok (45) satu dari warga yang ikut terjebak di ruas jalan tersebut menuturkan, ketidaksadaran pengguna jalan menjadi kesulitan sendiri untuk mengurai kemacetan di jalan ini.

"Seharusnya mereka mengantre di Dua baris saja jangan sampai tiga baris seperti ini, kalo sudah Tiga barisan susah bagi kendaraan dari berlawanan untuk melintas jadi semakin menumpuk," tuturnya.

Sementara itu H Supardi, salah satu warga sekitar dan juga Anggota BPD Desa Siau Dalam menuturkan, kembali rusaknya jalan poris ini sudah berlangsung Dua minggu terakhir. Ditambah curah hujan tinggi semakin cepat merusak jalan.

"Sebelumnya ada alat dari pemerintah yang selalu memperbaiki, namun hanya bertahan 2-3 hari saja, setelah itu kembali rusak," ujarnya.

Dirinya berharap, proses perbaikan jalan di Siau ini dapat segera dilakukan seperti pada ruas jalan yang sebelum nya. Karena memang jalan ini sudah masuk dalam agenda perbaikan di tahun ini.

"Kalo dari isu atau kabar dari warga sekitar, perbaikan jalan masih difokuskan di kawasan lambur. Sehingga untuk di Siau ini tertunda. Tapi kita tidak tahu pasti benar tidaknya," jelasnya.

"Yang jelas warga sangat berharap jalan ini segera diperbaiki. Karena memang selain sebagai jalan utama dan satu satunya, jalan ini juga sebagai sumber penunjang ekonomi masyarakat (Petani)," sambungnya.

Hingga berita ini diturunkan, kemacetan dan antrean kendaraan masih berlangsung hingga saat ini. Sayangnya di lokasi kemacetan tidak terlihat adanya petugas pengatur lalu lintas. (usn)

Baca juga: Ruas Jalan Siau Tanjabtim Kembali Hancur, Perjalanan Terhambat Sopir Terpaksa Bermalam

Baca juga: Atasi Persoalan Jalan Geragai Menuju Mendahara, Pemda Tanjabtim Manfaatkan Perusahaan

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved